P-APBD Sumut 2017 Devisit Rp1 Triliun Lebih

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara DR Ir H T Erry Nuradi, M,Si secara resmi menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) perubahan tahun anggaran 2017 terjadi devisit anggaran sebesar Rp1.089.119.054.461.

"Dari jumlah pendapatan daerah yang direncanakan pada KUA dan PPAS perubahan APBD TA 2017 sebesar Rp12.333.323.789.674, Jika dibandingkan dengan rencana belanja daerah sebesar Rp13.422.442.844.135. Maka pada TA 2017, terdapat defeisit anggaran sebesar Rp1.089.119.054.461," kata Gubsu DR Ir H T Erry Nuradi dalam paripurna DPRD Sumut, Senin (28/8/2017).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman bersama Wakil Ketua serta para anggota dewan dan Plt Sekdaprovsu Ibnu Sri Hutomo, Sekwan DPRDSU Erwin Lubis, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli dan sejumlah pimpinan SKPD itu.

Erry menyampaikan, perubahan APBD Tahun 2017 disusun sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri No 13 Tahun 2006 yang telah diubah dengan Permendagri nomor 21 tahun 2011 dan perubahan dilakukan  dengan pertimbangkan aspek luas, yaitu perubahan asumsi makro APBD tahun 2017 dan kebijakan nasional.

Sementara  kebijakan pembangunan disusun berdasarkan atas formulasi kebijakan anggaran dan perencanaan operasional anggaran, misalnya peralihan SMK dan SMU yang telah diambil alih Provinsi. Dan, ini jelas menimbulkan konsekuensi yaitu perlu asumsi-asumsi dalam APBN yang tertuang pada kebijakan umum perubahan APBD serta membawa perubahan alokasi pagu anggaran yang disusun SKPD.

Erry  menjelaskan, berdasarkan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2017, proyeksi pendapatan daerah sebelum perubahan Rp12.170.582.105.913 mengalami kenaikan sebesar Rp162.741.683.761 atau 1,34 persen.

Dari jumlah pendapatan daerah yang direncanakan pada KUA dan PPAS perubahan APBD TA 2017 sebesar Rp12.333.323.789.674, Jika dibandingkan dengan rencana belanja daerah sebesar Rp13.422.442.844.135. maka TA 2017 terdapat defeisit anggaran sebesar Rp1.089.119.054.461.

Untuk pembiayaan daerah dalam KUA dan PPAS perubahan APBD TA 2017 jumlah pembiayaan daerah sebesar Rp1.089.119.054.461 maka mengalami kenaikan sebesar Rp225.016.868.429 atau 26,04 persen. "Hal ini merupakan kebijakan peningkatan anggaran belanja pada KUA dan PPAS perubahan APBD tahun TA 2017 diprioritaskan pada peningkatan anggaran belanja langsung untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan," ujar Gubsu. (sar)