Pakpak Bharat Raih Penghargaan di Puncak Hari Kesehatan Nasional 2017

Medanmerdeka.com – Pemkab Pakpak Bharat meraih penghargaan kabupaten pelaksana sanitasi total berbasis masyarakat dalam mewujudkan desa stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Devacation Free (ODF).

Penghargaan ini diserahkan Gubsu H. T.Erry Nuradi  yang diterima Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, dr.Tomas di halaman Istana Maimun, Medan, dalam acara puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 tahun 2017 tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Tomas  menuturkan penghargaan merupakan apresiasi bagi Pemkab Pakpak Bharat, khususnya Dinas Kesehatan yang telah berhasil mewujudkan Stop BABS. “Dalam tahap ini masih 2 Desa yang berhasil dilaksanakan Stop BABS dan sudah diverifikasi serta diunggah di portal STBM. Kedua desa tersebut adalah Desa Traju, Kecamatan Siempat Rube dan Desa Perduhapen Kecamatan Kerajaan”, terangnya.

Proses program Stop BABS ini melalui beragam rangkaian kegiatan, dimulai dari Pemicuan, yaitu mendidik dan menstimulasi masyarakat Desa tentang pentingnya jamban dalam kesehatan, Pelatihan Pembuatan Kloset dengan Cetakan yang berbiaya rendah, Monitoring, Verifikasi dengan melibatkan Desa tetangga, yang hasilnya kemudian diunggah di Portal STBM.

“Intinya adalah mengubah perilaku masyarakat, dari buang air sembarangan, menjadi memiliki budaya malu dan sehat melalui buang air besar di jamban”, jelasnya. Ditambahkan juga bahwa program ini berkaitan dengan program Pamsimas, atau Penyediaan Sanitasi dan Air Minum Masyarakat, yang serangkai dengan program nasional Universal Access 2019 yang dicanangkan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo.

Dalam acara ini dilakukan juga pemberian akreditasi bagi Puskesmas dan Kabupaten Pakpak Bharat mendapat akreditasi melalui Puskesmas Sukaramai, Kecamatan Kerajaan. Gubernur dalam kesempatan ini menyampaikan harapan agar masyarakat dapat dilayani sesuai dengan standar yang telah ditentukan.(am/mm)