oleh

Partai Garuda Sumut “Sorot” Pendidikan dan Kesehatan

Medanmerdeka.com–Partai Garuda yang baru saja lolos di pentas Pilpres 2019 mendatang  mengusung tag line “Gerakan Perubahan”. Sebagai partai politik (Parpol) baru tentu Partai Garuda belum sepopuler partai lama seperti PDI-P, Partai Demokrat atau Partai Golkar.

Meski partai baru, partai  ini memiliki target strategis dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang. Partai yang dominan diusung oleh anak-anak muda berjiwa kreatif dan membangun ini sangat konsen dengan hal perubahan di tanah air, sesuai dengan tagline tersebut.

Sekjen Partai Garuda Abdullah Masyuri seusai penetapan partai peserta Pemilu 2019 di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu  menyatakan telah membuat pemetaan wilayah mana yang potensial menjadi lumbung suara mereka.

“Dengan segala kekurangannya. Tapi punya niat  luhur untuk memperbaiki, membawa perubahan di negeri ini. Ya, yang pasti, kami sudah melakukan pemetaan wilayah mana yang potensial untuk kami garap,” ujar Abdullah.

Soroti Pendidikan dan Kesehatan di Sumut

Di Propinsi Sumatera Utara (Sumut) sendiri, banyak sektor yang disoroti oleh Partai Garuda, terutama sektor pendidikan dan kesehatan, pasalnya, kedua sektor ini sangat strategis dan sangat mempengaruhi kehidupan rakyat Indonesia,khususnya di Sumut.

Pasalnya, kondisi tersebut perlu segera dirubah, baik kualitas maupun kuantitasnya. Selain itu, begitu banyaknya kasus korupsi yang menjerat oknum pejabat di kedua sektor tersebut.

“Kita mulai dari kader atau anggota dan pengurus partai Garuda, harus anti korupsi tunjukkan kinerja nyata bila nanti terpilih masuk anggota legislatif. Mengabdilah ke masyarakat, turun langsung ke bawah bersama mereka, istilahnya ‘mengakar rumput’lah kita,” ungkap Syafrin, Ketua Partai Garuda Sumut kepada wartawan di Medan, Senin (26/2/2018).

Untuk lebih memuluskan strategi dan program-program di bidang tersebut, jelas Syafrin, partainya itu menargetkan bisa merebut sejumlah kursi untuk satu fraksi di legislatif/DPRD Sumut.

Dia menambahkan, money politik sangat menganggu demokrasi yang sehat di Indonesia. Partainya akan mengusung bidang Pendidikan yang berpihak kepada masyarakat kecil.

“Salah satunya program bea siswa, kita perjuangkan bagi siswa-siswa tak mampu yang punya potensi dan prestasi di sekolahnya dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi,” jelasnya. (am/mm)

 

News Feed