Pasca Meninggalnya Adam, DPRD Panggil Pihak Rumah Sakit Sidimpuan

DIMAKAMKAN : teman-teman siswa SMP Kota Padangsidimpuan memanggul jenazah sahabatnya Adam Saputra (15) yang meninggal dunia akibat usus buntu dan gizi buruk.(foto:anwar/mm).

DIMAKAMKAN : teman-teman siswa SMP Kota Padangsidimpuan memanggul jenazah sahabatnya Adam Saputra (15) yang meninggal dunia akibat usus buntu dan gizi buruk.(foto:anwar/mm).

Medanmerdeka.com – Kematian pasien usus buntu dan gizi buruk, Adam Saputra (15) menjadi sorotan publik. Komisi III DPRD setempat bahkan akan menjadwalkan pembahasan sekaligus memangil sejumlah pihak, Dinkes dan Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan.

“Kabar ini tentunya membuat perasaan kita sedih, kami juga turut berduka cita sedalam-dalamnya,” kata Erwin Sinaga kepada medanmerdeka.com, Rabu (1/8/2018).

Terkait kematian Adam, sambung politisi Gerindra Kota Padangsidimpuan ini, pihaknya sudah membahasnya di Fraksi DPRD dan akan membawanya dalam sidang komisi untuk memanggil dan meminta penjelasan kepada managemen rumah sakit dan Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan.

“Akan kita minta penjelasan resmi. Kami menilai ada unsur kelalaian dalam penanganan Adam.Mengapa belum sembuh total diperkenankan pulang,” tegasnya.

Sambung Erwin, Adam tidak menerima pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan keluarganya tidak ada terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH), padahal setiap pendataan ulang PKH di alokasikan di APB. “Jadi kuat dugaan pihat terkait tidak bekerja secara maksimal dan asal-asalan,” katanya.

Oleh karenanya dalam waktu dekat DPRD Sidimpuan akan memanggil pihak-pihak terkait, yang antara lain tentunya pihak RSUD dengan prosedur penanganan medisnya, Dinas Kesehatan dengan program JKN terkait dana kapitasi, Dinas Sosial terkait program PKH, bahkan mungkin saja pihak aparatur Desa Sabungan Sipabangun bila memang keterangannya diperlukan.

Kejadian ini membuat kita semua merasa sangat prihatin dan kita tidak menginginkan kejadian serupa terjadi kembali di kemudian hari, apalagi kasus Adam sudah mendapatkan sorotan publik  termasuk para pengusaha di tingkat Sumatera Utara dan nasional.(anwar/mm)

 

Comment