Pasca Pengesahan APBD, Anggota DPRD Simalungun Plesiran

Medanmerdeka.com – Pasca pengesahan APBD 2018, sebagian anggota DPRD Simalungun melakukan plesiran (jalan-jalan) ke sejumlah kota besar di Indonesia, diantaranya Yogyakarta dan Surabaya.

Informasi yang dihimpun, Kamis kemarin (29/11), kegiatan tersebut diduga terkait dengan pemberian uang “lelah” kepada anggota DPRD Simalungun dalam pengesahan APBD TA 2018, Senin lalu (27/11).

Seperti diberitakan sebelumnya, usai pengesahan APBD TA 2018, tersiar isu dugaan adanya pemberian sejumlah uang kepada pimpinan  DPRD dengan angka yang berpariasi antara Rp100 juta hingga Rp250 juta. Sedangkan setiap anggota dewan antara Rp50 juta hingga Rp 70 juta tergantung posisinya dalam pembahasan.

Koordinator Masyarakat Peduli Simalungun (MPS) Marsono Purba wajar jika masyarakat menilai ada yang aneh dengan kepergian anggota DPRD Simalungun ke sejumlah daerah pasca pengesahan APBD TA 2018.

“Saya menilai wajar masyarakat menilai ada yang aneh dengan keberangkatan anggota DPRD Simalungun ke sejumlah daerah seperti Yogyakarta dan Surabaya, karena keberangkatannya setelah usai pengesahan APBD TA 2018 dan sempat ada isu anggota dewan menerima uang lelah terkait pembahasan APBD,” kata Marsono.

Sekretaris DPRD Simalungun Jontalidin Purba yang dikonfirmasi membenarkan keberangkatan anggota dewan ke sejumlah daerah dalam rangka kunjungan kerja sesuai dengan bidang komisi. “Memang benar ada kunjungan anggota DPRD Simalungun ke sejumlah daerah seperti Yogyakarta dan Surabaya dalam rangka studi banding sesuai komisnya,” sebut Purba.

Anggota DPRD Simalungun Salben Damanik juga mengakui jika kunjungan kerja pihaknya ke Kota Surabaya untuk mempelajari berbagai program pembangunan daerah yang akan diterapkan di Kabupaten Simalungun.(vis/mm)