Pasien ODP di Sidimpuan Meningkat Jadi 110 Orang

SIDIMPUAN – Pasien orang dengan pengawasan (ODP) di Kota Padangsidimpuan meningkat tajam dari 54 orang, hingga kini mnejadi 110 orang, Selasa (24/3/2020).

Pasien ODP tersebar di enam kecamatan, masing-masing 30 ODP di Kecamatan Padangsidmpuan Tenggara, 43 ODP di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, 16 ODP di Kecamatan Padangsidimpuan Utara, 8 ODP di Pangsidimpuan Hutaimbaru, 3 orang di Kecamatan Angkola Julu dan 10 ODP di Kecamatan Batu Nadua.

Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Kota Padangsidimpuan, Ali Ibrahim Dalimunte yang juga Kepala BPBD mengatakan saat ini menurut rilis data ada 110 orang yang status ODP.

Ali Ibrahim mengimbau untuk orang yang status ODP untuk isolasi mandiri. "Yang penting sudah kita sarankan supaya isolasi mandiri di rumah" Kata Ibrahim.

Ali Ibrahim Dalimunte melanjutkan, pihaknya sudah observasi ODP bersama pihak puskesmas dan berkonsultasi.

Saat ditanya apakah ada tindakan bagi ODP yang berkeliaran pihaknya belum tau tindakan apa yang bakal dilakukan. "Kita sudah buat pengawasan dari tim puskesmas masing-masing. Soal tindakan saya belum tau seperti apa," akunya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Irfan Harahap kepada medanmerdeka.com mengungkapkan seharusnya keberadaan ODP juga dipantau secara serius sebelum status ODPnya berakhir sehingga jika ada sesatu hal jika terburuk maka penularan Covid-19 Benar2 terkendali.

"Itukan harusnya ada langkah konkrit menajaga ODP selain rutin di cek juga dipantau keberadaannya, diharapkan pemko juga menggandeng TNI dan Polri dalam jal pemantaun," Kata Irfan.

Irfan Harahap menambahkan, selain mengawasi ODP juga melakukan penyemprotan Disinfektan di rumah ODP serta Pemerintah Kota Padangsidimpuan harusnya melakukan kebijakan konkrit dalam rangka percepatan pencegahan Covid-19.

Komentar

Loading...