Pemprovsu Launching ‘Siak Andaliman GDPK’

Medanmerdeka.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  melaunching Program Sistem Informasi dan Komunikasi Andalan Lima Tahunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (Siak Andaliman GDPK) Provsu, Senin (17/12/2018) di Hotel Le Polonia Medan.

Launching Siak Andaliman GDPK yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara tersebut, ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Pemprovsu Ibnu Sri Hutomo mewakili Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi.

Siak Andaliman GDPK merupakan aplikasi  berbasis teknologi informasi yang dapat digunakan pemerintah daerah maupun masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang proses pelaksanaan penyusunan GDPK di kabupaten/kota, implementasi dari GDPK, dan hasil pencapaian parameter GDPK.

Program ini merupakan yang pertama di Indonesia. Saya apresiasi inovasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara ini, sehingga memungkinkan pemerintah daerah, gubernur/bupati/ walikota   untuk  memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan GDPK di provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Utara,” ujar Ibnu Sri Utomo ketika membacakan sambutan Gubsu Edy Rahmayadi.

Dikatakannya, GDPK adalah suatu rumusan perencanaan pembangunan kependudukan daerah untuk jangka waktu 25 tahun ke depan. GDPK diperlukan oleh karena 3 hal, antara lain arah kebijakan pelaksanaan pembangunan kependudukan bersifat jangka panjang, pelaksanaan pembangunan kependudukan   menjadi    lebih    terukur  oleh  karena tersusunnya road map parameter pembangunan kependudukan.

Serta sinergitas dan konektivitas antara pemerintah, pusat dan daerah menjadi utama dalam pelaksanaan pembangunan berwawasan kependudukan.

Namun, katanya, keberhasilan penyusunan GDPK di tingkat Provinsi Sumut dan kabupaten/ kota tidak bisa dilepaskan dari peran penting Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara, yang baru saja dikukuhkan oleh Ketua Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Indonesia.

Saya mengucapkan terima kasih  sebesar-besarnya kepada Koalisi Kependudukan Provinsi Sumatera Utara atas pendampingannya selama ini dalam proses penyusunan GDPK Provinsi Sumatera Utara dan kabupaten/ kota, sehingga provinsi     sumatera     utara    telah      berhasil menyusun GDPK yang diikuti oleh 20 kabupaten/ kota se-Sumatera Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provsu Dr Ria Nofida Telaumbanua selaku Ketua Panitia menyampaikan, bahwa launching Siak Andaliman ini dalam rangka membantu kabupaten/kota di Sumut dalam menyusun grand design kependudukan.

“Karena tanpa Grand Design Kependudukan, kita tidak punya arah. Siak Andaliman ini merupakan suatu pedoman agar setiap kabupaten/kota tahu mengerjakan apa untuk membuat penduduk seimbang,” ujarnya.

Dikatakan Ria, bahwa Siak Andaliman ini juga bisa dipakai seluruh provinsi yang ada di Indonesia dalam menyusun grand design kependudukannya. “Selama ini baru Provinsi Sumatera Utara yang menyusun grand design kependudukan se Indonesia,” sebut Ria.

Peserta dari pertemuan ini, lanjut Ria, sekitar 150 orang yang berasal dari perwakilan OPD di lingkungan Pemprovsu, BKKBN, Ormas, organisasi keagamaan dan mitra pers, koalisi kependudukan, para kepala dinas pengendalian penduduk dan KB kabupaten/kota di Sumut.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Indonesia Dra Theodora Panjaitan, Kepala Dinas Dukcapil Provsu Ismael Sinaga, Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provsu, Ikatan Praktisi Demografi Indonesia (IPADI) Provsu, para mitra pengendalian penduduk se Sumatera Utara, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kabupaten/kota se Sumut.(mm)