Baru enam bulan menghirup udara segar

Pengedar Narkoba Antar Kabupaten Diringkus Satresnarkoba Polres Sidimpuan

DITAHAN : Tersangka Ronal Napitupulu (25), warga Jalan Teuku Umar (Kampung Sipirok) Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, diamankan Satnarkoba Polres Sidimpuan, dalam kasus perdagangan narkoba.(foto:mm)
DITAHAN : Tersangka Ronal Napitupulu (25), warga Jalan Teuku Umar (Kampung Sipirok) Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, diamankan Satnarkoba Polres Sidimpuan, dalam kasus perdagangan narkoba.(foto:mm)

SIDIMPUAN -  Seorang jaringan narkoba antar kabupaten, Ronal Napitupulu (25), warga Jalan Teuku Umar (Kampung Sipirok) Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, , ditangkap polisi.

Laki-laki yang baru enam bulan menghirup udara segar itu diamankan disalah satu bengkel, Jalan Sorimu Siregar, Kelurahan Losung. Dari tangannya, polisi menyita  2 bal ganja, satu bungkus plastik warna hitam berisi ganja kering, sejumlah paket sabu-sabu kecil, timbangan elektrik, biji ganja yang dimasukkan kedalam dua kantong plastik.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya mengatakan, penangkapan jaringan narkoba antar provinsi itu berawal saat pihak kepolisian mendapatkan laporan warga, bahwa salah seorang anggota sindikat berada disalah satu bengkel.

Selanjutnya, personil dari Satnarkoba Polres Kota Padangsidimpuan langsung melakulan penyelidikan dan mendatangi lokasi."Setelah kita amankan, petugas lalu melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkoba," papar Kapolres

Dari pengakuan tersangka Ronal, kepolisian melakukan pengembangan menuju sebuah rumah Kelurahan Bincar, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Di tempat ini, polisi mendapatkan barang bukti ganja, biji ganja, ranting ganja dan ranting ganja..

Kasat Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan, CJ Panjaitan mengatakan, saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan jumlah barang bukti ganja dan sabu yang diamankan baik dari tangan tersangka maupun di rumah. "Jumlah barang bukti belum diketahui, kita masih melakukan pengembangan terhadap tersangka lain," tegasnya.(mm)