Alokasi Dana Desa 2019

Pengerukan Parit Desa Beringin Jaya Tak Sesuai Volume

Pengerukan parit di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga tidak sesuai volume.(Foto:MEDANmerdeka/Iswadi Nst)

MADINA  -  Pengerukan parit di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga tidak sesuai volume.

Berdasarkan plank proyek tertera pengerukan parit dengan volume 900 meter dengan nilai Rp.71.019.00, yang bersumber dari alokasi Dana Desa 2019. Namun yang dilaksanakan diduga tidak sesuai volume, diperkirakan hanya 800 meter.

Kepala Desa Beringin Jata, Akhyar Siregar yang ditemui medanmerdeka.com, Senin (28/10/2019) mengakui rehab pengerukan parit bervolume 900 meter dan yang sudah dikerjakan 800 meter, dengan nilai Rp69.000.000, dengan melibatkan 150 orang tenaga kerja.

Jawaban Kades Akhyar justru berbeda dengan yang ditemukan di lapangan. Sesuai plank proyek dana rehab pengerukan parir mencapai Rp71.019.00 dengan volume 900 meter.

Kejanggalan data plank dan keterangan kades, simpang siur. Menurut Abed Manulang, warga Lingkungan Tomuan, Desa Beringin, rehab parit hanya dikerjakan beberapa ratus meter, namun tidak sesuai yang tertera di plank proyek.

Proyek ini, sambung Manulang melibatkan 30 orang tenaga kerja dengan masa kerja empat hari. “Hanya 30 tenaga kerja, per orang dibayar Rp80 ribu per hari. Logikanya anggaran yang dikeluarkan tidak mencapai seperti yang dicantumkan di plank proyek,” jelasnya.

Sementara BPD Beringin Jaya, Dapot Parningotan yang ditemui terpisah pada Jumat (1/11/2019) mengaku kecewa dengan hasil proyek ADD Desa Beringin Jaya.

“Saya selaku Ketua BPD Desa Beringin Jaya tidak pernah melihat ataupun menerima RAB setiap kegiatan yang ada di desa ini,  padahal saya selaku ketua BPD mempunyai hak untuk melihat dan memegang RAB untuk keperluan pengawasan,” kata Dapit, kecewa.

Dugaan penyimpangan rehab parit Desa Desa Beringin Jaya mengundang perhatian dari Ketua DPP LSM Garda Inti Kabupaten Madina, Rustam Efendi Nasution.

"Saya mengharapkan kepada  pihak terkait khususnya Inspektorat Madina agar memeriksa pengelolaan ADD dan DD di desa Beringin Jaya Kecamatan Panyabungan Utara, karena kuat dugaan aroma Mark Up oleh kepala desa Beringin Jaya, "Kata Rustam.

Dan saya juga sangat menyayangkan Kinerja Inspektorat Madina yang terkesan mandul dalam pengawasan maupun pemeriksaan setiap kegiatan dan pengelolaan ADD dan DD di Kabupaten Madina ini.

Masih Rustam, Dan diduga tehnik yang menghitung anggaran setiap kegiatan di desa Beringin Jaya terkesan kongkalikong dengan kepala desa dalam penghitungan jumlah anggaran.

Penulis: Iswadi Nasution
Editor: Redaksi

Baca Juga