Poldasu & BI Sumut Musnahkan 21632 Lembar Uang Palsu

MEDAN - Subdit II Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (BI Sumut) melaksanakan pemusnahan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21632 lembar di depan Gedung Utama Mapoldasu Rabu (14/8/2019) pagi.

Kapoldasu Irjen Pol Agus Adrianto didampingi Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia Sumatera Utara Wiwiek kepada wartawan dalam keterangan persnya mengatakan 21632 lembar uang palsu tersebut merupakan setoran masyarakat ke perbankan, yang kemudian dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia dan kemudian inilah hasil klarifikasi terhadap uang setoran periode 2013- 2018 yang ternyata palsu.

Temuan uang palsu ini kemudian diserahkan Bank Indonesia ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumatera Utara untuk diamankan sementara sebelum dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar," ujarnya.

Pemusnahan ini terlebih dahulu telah melewati penelitian atas keaslian atas uang rupiah tersebut di laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI- CAC) dan kegiatan pemusnahan rupiah palsu ini juga telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Kelas 1A.

Dalam memerangi peredaran uang palsu Polda Sumatera Utara dan jajaran telah melakukan penanganan kasus uang rupiah palsu sebanyak 27 kasus periode 2017 sampai dengan 2019, dengan penyelesaian perkara sebanyak 24 kasus dan 3 kasus masih dalam tahap penyidikan.

Perlindungan terhadap rupiah dimuat dalam undang - undang No: 7 Tahun 2011 tentang mata uang pada pasal 35,36 dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang rupiah dalam hal pemalsuanuang rupiah.

Menyimpan secara fisik uang rupiah palsu , mengedarkan dan atau membelanjakan uang rupiah palsu, membawa atau memasukkan rupiah palsu kedalam dan atau keluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengimpor atau mengekspor rupaih palsu dengan ancaman pidana mulai 10 tahun, hingga seumur hidup," ujar Kapoldasu.

Penulis: Ahmad Rizal
Editor: Redaksi

Baca Juga