oleh

Polres Tanjung Balai Tangkap Dua Pengedar Sabu, Satu Kabur

Medanmerdeka.com – Polres Tanjung Balai berhasil menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Jalan S Parman Kelurahan TB Kota ll Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai.

Kedua pengedar sabu yang ditangkap Muhammad Rosan (40) warga Jalan S Parman Kelurahan TB Kota ll Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai dan Syamsul Bahri (39) Jalan MT Haryono Kelurahan Selat Lancang Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membenarkan penangkapan terhadap dua pengedar sabu-sabu di Kota Tanjung Balai itu. “Informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di sekitar Jalan S Parman, Kota Tanjung Balai, ada dua orang laki-laki yang sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu. Atas informasi itu, Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba melakukan penyelidikan,” ujarnya di Medan, Minggu (5/8/2018).

Setelah diketahui kebenarannya, maka dilakukan penangkapan terhadap tersangka. Saat akan diamankan, kedua tersangka sedang berada di dalam rumah milik Muhammad Rosan. Mengetahui petugas datang, tersangka Rosan membuang sesuatu benda yang ternyata berupa satu bungkus plastik transparan berisi diduga narkotika jenis sabu.

Begitu juga dengan tersangka Syamsul Bahri yang meletakkan suatu benda di lubang angin diatas jendela ternyata satu bungkus plastik transparan diduga berisi narkotika jenis sabu. Kepada petugas, Rosan mengakui sabu-sabu itu dibelinya dari Syamsul Bahri. Sedangkan tersangka Syamsul mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang inisial AR yang kabur.

“Saat dilakukan pengembangan dengan menggeledah rumah milik AR di Jalan Cenderawasih Kelurahan Perwira Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai. Petugas tidak menemukan AR di rumahnya. Dan masih dilakukan pencarian,” jelasnya.

Dikatakannya, adapun barang bukti yang disita yakni dua bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 6,5 gram, satu unit handpone warna biru merk Nokia, dan uang tunai Rp 29.000. (mari/mm)

Komentar

News Feed