PPIM Gelar Dialog Kebangsaan di Asia Pasifik University Kuala Lupur

Persatuan Pelajar Indonesia-Malaysia (PPIM) menggelar dialog kebangsaan di Asia Pasifik University Kuala Lupur, Jumat (14/2/2020). (Foto: MEDANmerdeka/Bari)

KUALA LUMPUR – Persatuan Pelajar Indonesia-Malaysia PPIM) menggelar dialog kebangsaan di Asia Pasifik University Kuala Lupur,  Jumat (14/2/2020).

Selain dihadiri seratusan mahasiswa, dialog juga dihadiri Wakil KBRI Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat, Wakil Menteri Industri Utama Malaysia, Dato Seri Syamsul Iskandar serta sejumlah tokoh-tokoh pendidikan Malaysia.

Reporter medanmerdeka.com, Bari melaporkan Wakil KBRI Kuala Lumpur Agung Cahaya Sumirat mengatakan kemajemukan masyarakat Indonesia dapat dilihat dari dua aspek, yakni sejarah dan ekonomi politik internasional.

Dari sisi sejarah, Indonesia terdiri dari banyaknya beragam kerajaan yang tersebar di ribuan pulau-pulau. Kemajemukan inilah yang menyatukan Indonesia menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdiri sejak tahun 1945.

Dari aspek ekonomi, Indonesia menjalin perdagangan dengan sejumlah Negara, baik Asia, Timur Tengah hingga Eropah. Penyebaran agama juga datang dari Arab, India, China dan Eropah.

Sementara, moderator acara Taufiq Surrahman yang juga pengurus Permai Utara Malaysia menutup dialog menyatakan, kunci pembangunan masyarakat Indonesia adalah diversity,kontemporer dan governance.

Komentar

Loading...