Protes Tower, Warga Sidimpuan Nyaris Bentrok

Medanmerdeka.com – Pembangunan tower menara telekomunikasi di Jalan Bhakti Abri, Kecamatan Padangsidimpuan, memicu kericuhan dua kelompok warga.

Pertengkaran mulut itu terjadi Rabu pukul 09.00 WIB (29/11), ketika sejumlah pekerja sedang membangun tower di atas rumah seorang warga bernama Purnama Simatupang. Sejumlah warga yang sejak awal protes langsung tak terima mendatangi para pekerja.

Kedatangan sejumlah warga tersebut tak lain untuk menghentikan pekerjaan, apalagi menurut warga pemilik tower  perusahaan P, belum mengantongi izin dari warga setempat.

Perdebatan pemilik rumah dengan sejumlah wargapun terjadi. Puluhan warga langsung memenuhi halaman pertokoan, apalagi para pekerja tetap melanjutkan pembangunan tower. Seketika itu juga puluhan warga memblokir akses jalan sehingga menimbulkan kemacetan arus lalulintas.

Petugas kepolisian dari Mapolres Kota Padangsidimpuan seketika itu juga tiba di lokasi kejadian, sehingga aksi tersebut dapat diredam. "Kami kesal dengan ulah kontraktor pembangunan menara telekomunikasi itu, karena nekat membangun sebelum mendapatkan persetujuan dari warga," kata Megawati, salah seorang warga yang ikut memblokir jalan.

Sejak awal pembangunan, warga sudah melarang karena khawatir akan adanya gangguan kesehatan, sebab, bangunan itu dibangun di lokasi padat penduduk. "Pihak kontraktor terkesan kucing-kucingan, saat warga sepi, mereka langsung bekerja, kalau ramai mereka takut,"tandasnya. Dia berharap agar pemerintah menindak tegas pemilik dan kontraktor pengerjaan menara telekomunikasi itu. (thoriq/mm)