Proyek Drainase Muara Somah Terkesan Amburadul

Proyek pembangunan saluran drainase pada jalan provinsi ruas jembatan Merah Muara Somah, terkesan dikerjakan asal jadi.(Foto:MEDANmerdeka/Iswadi Nst)

MADINA - Proyek Fisik Pembangunan Drainase di Jalan Lintas Panyabungan-Natal, tepatnya Desa Sopo Tinjak dan Desa Bulu Soma  Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) senilai Rp889.578.000, terkesan amburadul.

Dari pantauan medanmerdeka.com di lapangan, Kamis (19/9/201) di papan plank tertulis proyek pembangunan saluran drainase pada jalan provinsi ruas jembatan Merah Muara Somah.

Proyek yang dikerjakan CV Ramiro tersebut bersumber dari APBD 2019 Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi UPT Dinas Jalan dan Jembatan Kotanopan, Pemprov Sumut, dengan masa kerja 120 hari kalender. Di plank juga dijelaskan, proyek ini dibawah pengawasan Tim TP4D.

Sejumlah masyarakat yang melintas mengaku kecewa atas hasil proyek drainase ini. “Ini harus menjadi perhatian gubernur dan inspektorat, hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Belum lagi setahun, proyek ini sudah rusak dan dikerjakan asal jadi,” kata M Syawaluddin, selaku tokoh masyarakat setempat.

Keberadaan Tim TP4D selaku pengawas proyek juga patut dipertanyakan, sebab jika memang diawasi pengerjaannya tentu hasilnya tidak seperti ini.

Penulis: Iswadi Nasution
Editor: Redaksi

Baca Juga