Satpol PP Razia Tempat Hiburan Malam di Kota Siantar

Para pekerja dan pengunjung tempat hiburan malam yang tidak memiliki KTP didata di kantor Satpol PP Pematangsiantar.(Foto/MEDANmerdeka)
Para pekerja dan pengunjung tempat hiburan malam yang tidak memiliki KTP didata di kantor Satpol PP Pematangsiantar.(Foto/MEDANmerdeka)

SIANTAR - Satuan Polisi Pamong Praja Pemko Pematangsiantar merazia jam operasional tempat hiburan malam (THM).

Kepala Satpol PP Pemko Pematangsiantar,Robert Samosir, mengatakan, razia dilakukan untuk memastikan jam operasional THM sesuai dengan waktu yang telah ditentukan selama bulan Ramadhan.

"Selama bulan Ramadhan sudah ditentukan jam operasional tempat hiburan malam,buka pukul 21.00 WIB dan tutup pukul 24.00 WIB,jika tidak mematuhi jam operasional akan diberikan sanksi tegas,sesuai peraturan yang berlaku," kata Robert, Selasa (21/5/2019).

Robert menambahkan,dari razia yang dilakukan pihaknya tidak menemukan THM yang melanggar jam operasional selama bulan Puasa,namun ditemukan pekerja dan pengunjung yang tidak membawa identitas diri atau Kartu Tanda Penduduk (KTP),sehingga dibawa ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan.

"Ada sekitar 15 wanita dan 5 pria pengunjung dan pekerja THM yang dibawa ke kantor Satpol PP untuk dibina dan dipanggil keluarganya setelah itu diijinkan pulang," ujarnya.

Anggota DPRD Pematangsiantar, OW Hery Dermawan mengharapkan Satpol PP tidak mentolerir THM yang buka di luar jam operasional yang telah ditentukan  selama bulan Ramadhan.

"Tempat hiburan malam yang tidak menghormati bulan Ramadhan dengan buka tidak sesuai dengan jam operasional yang telah ditentukan harus ditindak tegas oleh Satpol PP, bila perlu ditinjau ijinnya usahanya," kata Hery.

Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga