Sehari, 3 Jenazah Mengambang di Sungai Deli

Medanmerdeka.com – Warga Kota Medan dikagetkan dengan penemuan tiga jenazah pria di tiga lokasi terpisah, satu diantaranya diketahui bernama Muhammad Arsyad (32), warga Jalan Karya Inpeksi Barat, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Informasi yang dihimpun, penemuan jenazah Muhammad Arsyad pertama kali diketahui oleh warga bernama Zulfan (44) warga Pulo Brayan dan Abdul Rasyid (20) warga Cilincing, Rabu (11/7/2018) pukul 07.00 WIB.

Keduanya melihat sesosok tubuh pria berpakaian lengkap baju kaos dan celana jeans sangkut di ranting kayu bantaran Sungai Deli dalam posisi telungkup.

Zulfan dan Abdul Rasyid kemudian memberitahukan warga, yang kemudian sampai ke kepolisian. Setelah dievakuasi, polisi menemukan identitas, handphone, kartu BPJS dan poto korban bersama wanita dari dompet saku celana korban.Untuk penyelidikan, jenazah pria ini dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.

Sementara itu, dihari yang sama pukul 09.30 WIB warga Jalan Sekata, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di bandaran Sungai Deli. Setelah dievakuasi, polisi membawa jenazah yang sudah membengkak tersebut ke RS Bhayangkara untuk dilakukan penyelidikan.

Di tempat terpisah, pukul 12.00 WIB, warga Suka Mulia, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun menemukan jenazah pria yang diperkirakan berusia 30-an tahun meninggal dunia di aliran Sungai Deli, persisnya di belakang Kantor Pajak.

Penemuan ini pertama kali diektahui oleh seorang ibu rumah tangga yang berada di seberang sungai. “Ibu itu melihat ada mayat mengambang, kemudian berteriak memberitahukan warga yang lain,” kata Ari, warga setempat.

Lurah Hamda, Muslim Lubis bersama Lurah Aur, Liza Harahap yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi. Namun berdasarkan keterangan kepala lingkungan, ciri-ciri pria tersebut bukanlah warga mereka. “Setelah kita chek ke kepling, jenazah ini bukan warga kita,” kata keduanya.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani yang berada di TKP mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, termasuk mencari indetitas korban. Dia menyarankan, kepada warga yang merasa kehilangan keluarga agar segera melaporkannya ke pihak kepolisian untuk berkoordinasi.

Mengenai penyebaba kematian, pihaknya belum bisa menjawab, sebab masih membutuhkan hasil otopsi.”Penyebabnya belum tau, kita menunggul hasil otopsi. Yang penting saat ini, bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera melaporkanya,” harap Revi.(amri/mm)

Comment