Seorang Warga PDP, Bupati JR Saragih Isolasi Desa Nagori Bangun Panei

Surat Bupati JR Saragih.(Foto:Istimewa)

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun JR Saragih, mengisolasi salah satu Desa Nagori Panei, Kecamatan Dolog Masagal, terkait adanya seorang warga yang diduga suspect pasien dalam pengawasan (PDP) sepulang melakukan perjalanan dari Jakarta.

Keputusan ini berdasarkan surat bupati dengan nomor 065/6031/1.3.1/2020, Minggu 28 Maret 2020,  yang ditujukan kepada kepala Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun.

Dalam surat tersebut Bupati JR menjelaskan, bawah mengingat wabah Covid-19 di Simalungun mencapai 453 OTG, 37 ODP dan 1 PDP dari Nagori Bangun Panei, Kecamatan Dolok Massagal, riwayat perjalanan baru pulang dari Jakarta, maka dengan ini saya minta kegiatan yang bersifat kontak langsung dengan masyarakat di sekitar Nagori Bangun Panei agar diberhentikan dan seluruh masyarakat agar tidak kontak ke desa lain sambil menunggu dilakukannya rapid test, khususnya kepada keluarga yang kontak langsung dengan pasien dimaksud.

Maka kepada petugas Covid-19 diminta membantu masyarakat untuk mangantar air bersih ke masing-masing masyarakat, khususunya yang selama ini mengambil air bersih di bak umum, diharapkan petugas yang mengantar air menggunakan pakaian APD lengkap agar wabah tersebut tidak menyebar di Simalungun.

Kepala Dinas Kominfo Pemkab Simalungun, Wasin Sinaga selaku juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Simalungun, membenarkan adanya surat Bupati JR Saragih, tersebut.

"Memang benar surat yang disampaikan Bupati JR Saragih tersebut dan pasien yang status PDP itu saat ini dirawat di RSUD Perdagangan, menunggu hasil test," jelas Wasin.

Komentar

Loading...