oleh

Serang Polisi dengan Parang, Hasan Bacok Tewas di Dor

MEDAN – Petualangan M.Hasan Harahap alias Hasan Tappul alias Hasan Bacok, warga Desa Pasir, Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas, dalam sejumlah tindakan kejahatan berakhir. Pria berusia 40 tahun ini tewas ditembus timah panas Satreskrim Polres Tapsel ketika hendak membacok petugas yang menyergapnya Rabu (1/11/2017) dini hari di kawasan Kampung Lalang, Sunggal.

Untuk penyidikan lanjut, jenazah Hasan Bacok bersama barang bukti parang yang dipegangnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan, sebelum diantarkan ke pihak keluarganya di Kabupaten Padanglawas.

Informasi yang dihimpun, kasus yang melibatkan komplotan tersangka Hasan Bacok sudah 46 kasus yang membuat LP di Mapolres Tapsel. Selama beraksi, Hasan membawahi 18 anggota dan 8 diantaranya sudah diproses hukum, sedangkan 8 lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selama beraksi, komplotan Hasan Bacok tidak hanya mengincar masyarakat sipil, anggota polisi bahkan sejumlah perkebunan sawit di Kabupaten Padanglawas resah akibat tindak tanduk kejahatannya.

Selama dalam pencarian polisi, keberadaan Hasan Bacok ternyata bersembunyi dengan menyewa rumah di kawasan Kampung Lalang. Petugas Polres Tapsel bersama tim gabungan Poldasu yang mengetahui langsung mengepung tersangka. Namun tersangka justru melakukan perlawanan dengan menyerang polisi menggunakan senjata parang. Untuk mempertahankan diri, polisi melepaskan tembakan sehingga pelaku tewas kehabisan darah.

“Sudah kita peringatkan dengan melepaskan tembakan ke udara, namun tersangka melawan menyerang petugas sehingga dilakukan tembakan terarah dan terukur,” tegas Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal melalui melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansah. Kini polisi masih bekerja keras memburu tersangka lainnya yang identitasnya sudah diketahui.(aks/mm)

News Feed