Simpan SS di Tumit Sepatu, Empat Wanita asal Bireuen Ditangkap di Medan

MODUS : Empat tersangka pengedar sabu-sabu memprlihatkan barang bukti dalam pemeriksaan di Mapolsek Helvetia Medan.(aks/mm)
MODUS : Empat tersangka pengedar sabu-sabu memprlihatkan barang bukti dalam pemeriksaan di Mapolsek Helvetia Medan.(aks/mm)

MEDAN –  Satreskrim Polsekta Helvetia berhasil mengungkap peredaran sabu-sabu antar provinsi dengan modus disembunyikan dalam tumit sepatu yang hendak diedarkan di Kota Jambi. Para pelaku disergap ketika menginap di salah satu hotel melati di Kota Medan.

Untuk penyelidikan, empat wanita asal Bireuen, Kabupaten Aceh Utara berikut barang bukti 1 kilogram sabu-sabu, ‎4 pasang sepatu, 5 telepon genggam berbagai merek dan ‎uang Rp500 ribu diamankan sebagai barang bukti ke Mapolsek Helveia.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni didampingi Kanit Reskrim, Iptu Rusdi menjelaskan pengungkapan kasus narkoba ini bermula dari adanya informasi yang menyebut‎kan akan ada peredaran sabu di Hotel Merlin. ”Tim Reskrim bergerak menuju Hotel Merlin di Jalan Gatot Subroto dan langsung menggerebek kamar dengan menyamar sebagai resepsionis,” Kata Kapolsek, Trila Minggu (29/10/2017).

Tanpa adanya perlawanan, polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 1 Kilogram yang disembunyikan dalam tumit sepatu.

Atas penangkapan ini, polis turut mengamankan 4 orang pengedar narkoba yakni Fauziah Ishak (36), Darwati Ajalil (34), Nurlalila (45), dan Yisniari (20) keempatnya warga asal Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara.”Barang haram ini direncanakan akan dikirim ke Jambi, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.(aks/mm)