Stres Ditinggal Istri, Badi Gantung Diri

TEWAS : Petugas Kepolisian Polres Batubara mengambil sidik jari dan visum terhadap jenazah Badi yang tewas gantung diri.(foto:ist/mm)

TEWAS : Petugas Kepolisian Polres Batubara mengambil sidik jari dan visum terhadap jenazah Badi yang tewas gantung diri.(foto:ist/mm)

Medanmerdeka.com – Suardi alias Badi (56) ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Dusun II, Desa Mangkai Lama, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara.

Diduga, korban mengakhiri hidupnya karena stress 15 tahun ditinggal istri dan anaknya. Setelah diturunkan keluarga, jenazah di semayamkan di rumah duka.

Informasi yang diperoleh, kematian korban pertama kali diketahui adiknya, Wagirin (41), Rabu (7/11/2-18) sekira pukul 05.30 WIB. Ketika itu, Wagirin hendak memasak sesuatu ke dapur rumah korban.

Wagirin terkejut, dilihatnya Badi sudah tergantung dengan leher terikat kain sarung. Wagirin lalu memberitahukan temuan ini pihak keluarga dan kepal dusun setempat, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian di Limapuluh.

Oleh Wagirin dan warga desa, Badi lalu diturunkan. Namun nyawanya sudah tidak ada lagi. Menurut Wagirin, Badi hidup sebatang kara sejak ditinggal cerai istrinya. Sedangkan putranya dibawa istrinya yang kini menetap tinggal di Kota Medan. Sejak kepergian istri dan anaknya, Badi selalu termenung, sakit di bagian kepala dan bahkan takut melihat orang banyak.

Petugas Polsek Limapuluh yang turun ke TKP selanjutnya melakukan olah TKP dan mengambil keterangan sejumlah saksi-saksi. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah Badi hanya dilakukan visum luar, tidak dilakukan otopsi.(zt/mm)

Comment