Sutan Basa Tewas Terseret Arus Aek Sibontar

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Padangsidimpuan mengevakuasi jenazah Andika Sutan Basa yang tewas hanyut di sungai Aek Sibontar.(Foto/mm)
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Padangsidimpuan mengevakuasi jenazah Andika Sutan Basa yang tewas hanyut di sungai Aek Sibontar.(Foto/mm)

SIDIMPUAN - Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Padangsidimpuan, berhasil menemukan jenazah Andika Sutan Basa (11) yang hanyut di sungai Aek Sibontar, Jumat sore kemarin.

Jenazah warga Padangsidimpuan tersebut ditemukan sejauh 5 km dari titik hanyut, tepatnya di sungai Batang Angkola, Jalan Imam Bonjol,Gang Bersama, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Sabtu (4/5/2019) sekira pukul 14.45 WIB.

Tim TRC BPBD Sidimpuan, Faisal Akbar Harahap mengatakan, jenazah Andika pertama kali ditemukan tim BPBD yang melakukan penyisiran alur sungai mulai dari titik awal hanyut.

"Tim berjumlah tiga personel menggunakan perahu karet menelusuri alur sungai, pada saat itu tim melihat sosok jenazah telungkup sangkut dalam posisi telungkup di atas batu," terangnya

Petugas lalu mengevakuasi jenazah korban dengan menggunakan kantung jenazah. Dari hasil pemeriksaan, perut dan dahi korban memar diduga karena terhempas batu saat terbawa arus deras.

Selanjutnya, BPBD bersama kepolisian mengevakuasi korban ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk divisum. "Jenazah kroban sudah diserahkan BPBD Kota Padangsidimpuan kepada pihak keluarga, untuk selanjutnya dikebumikan," terangnya.

Baca Juga