Tak Terawat, Tugu Air Mancur Sidimpuan Ditabur Ikan

Sejumlah warga menabur bibit ikan di kolam Tugu Air Mancur Kota Padangsidimpuan. Aksi ini sebagai bentuk protes karena ikon kebanggaan kota Salak tersebut sudah bertahun-tahun tidak berfungsi.(foto:MEDANmerdeka/Amir)

SIDIMPUAN – Sejumlah warga menabur bibit ikan di kolam Tugu Air Mancur Kota Padangsidimpuan. Aksi ini sebagai bentuk protes karena ikon kebangga kota Salak tersebut sudah bertahun-tahun tidak berfungsi.

Pantauan medanmerdeka.com, aksi itu salah satunya dilakukan Angga Karisma. Dengan menenteng ember berisi ratusan ekor bibir ikan, warga tersebut menaburkannya ke dalam kolam tugu yang sudah mulai tampak berlumpur.

“Untuk apa disia-siakan, lebih baik di pelihaa ikan daripada memelihara nyamuk,” kata Angga dengan nada kesal, Rabu (19/2/2020).

Padahal, tuguh yang menjadi ikon Kota Padangsidimpuan ini dulunya menjadi kebanggaan warga maupun para pengunjung yang datang. “Kalau dulu orang datang wajib rasanya berfoto di tugu ini, kalau tidak pasti kurang rasanya. Sekarang, mampir saja di tugu sudah terasa baunya,” ujarnya.

Salah seorang warga, Angga Karisma tampak menenteng embar dan plastik yang berisi ratusan bibit ikan untuk menaburnya di Jika ke depan tidak juga ada perubahan, Angga dan rekan-rekannya akan menaburkan bibir ikan belut. Sikap tegas ini dilakukan sebagai sebagai bentuk keprihatinan karena ketiga air mancur milik pemko Padangsidimpuan sebagai ruang tata hijau tak dikelola dengan baik.

Aksi yang menarik simpatik warga tersebut menjadi pusat perhatian pengendara yang melintas. Selain faslitas ruang terbuka hijau, fasilitas trafigh ligh juga tidak ada yang berfungsi di Padangsidimpuan sehingga berkala-kali dikritik warga.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya tugu air mancur dibangun dari program CSR PT Bank Sumut, yang kemudian setelah selesai diserahkan pengelolaannya oleh Dinas Perkim. Namun entah mengapa, perawatan taman alaman Bolak dan Tugu Air Mancur tidak jelas penggunaanya.

Komentar

Loading...