oleh

Tanggul Sungai Bahapal Jebol, Rendam Ribuan Rumah & Areal Pertanian

Medanmerdeka.com – Ribuan rumah penduduk serta ratusan hektar lahan pertanian di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, terendam banjir.

Selain tingginya intensitas curah hujan sepekan terakhir, luapan air dikarenakan jebolnya tanggul aliran Sungai Bahapal yang melintasi pemumikan penduduk sekitar. Selain perkebunan warga setempat, luapan air juga merendam sejumlah perkebunan swasta, diantaranya Perekbunan Kuala Tanjung dan PT Dewi Sri.

Politisi Golkar yang juga anggota DPRD Batubara, Fahri Iswayudi yang meninjau langsung kondisi ini mengaku prihatin. Apalagi, sambung Fahri banjir tersebut juga mengakibatkan jalur transportasi yang menghubungkan Kabupaten Batubara menuju Kabupaten Simalungun sempat terganggu.

Disela-sela berdialog dengan warga, politisi Golkar tersebut menyatakan kekecewaannya terhadap Pemkab Batubara yang dirasakan kurang peduli. “Seharusnya Pemkab Batubara peduli untuk mengatasi bencana ini. Jangan biarkan rakyat menunggu, sudah sewajarnya pemerintah yang lebih responsif membantu masyarakat,” pungkasnya.

DPRD Kabupaten Batubara sambung Fahri akan membawa persoalan-persoalan ini dalam rapat dewan, terutama pembangunan fisik seperti perbaikan tanggul, drainase serta proyek pendukung lainnya. “Akan kita perjuangkan proyek-proyek perbaikan yang lebih bermanfaat kepada mayarakat, jangan sampai bencana serupa kembali terulang dan apalagi ini menyangkut hidup masyarakat banyak,” tegasnya.(dra/mm)

News Feed