Terkait Pungli, Plt Dishub Sidimpuan Buang Badan

Medanmerdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Kota Padangsidimpuan Razman Hasibuan Hasibuan mengaku tidak mengenal delapan orang pelaku dugaan pengutan liar (pungli) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polres Kota Padangsidimpuan.
"Saya tidak kenal dengan ke delapan orang yang terjaring OTT itu,"ujar Razman ketika dikonfrontir pihak kepolisian di Mapolres Kota Padangsidimpuan.
Dia juga mengaku tidak mengetahaui adanya tindakan pungli yang dilakukan oleh delapan orang oknum yang berseragam Dishub Kota Padangsidimpuan itu.
Terkait adanya oknum dari Dishub yang menyuruh pelaku untuk melalukan pungli, Kadis juga mengaku tidak mengenal mereka mesti pelaku sudah menyebutkan nama oknum yang menyuruh.
"Saya tidak pernah kenal dengan oknum yang disebut itu, karena saya tidak mengenal sama sekali,"tuturnya. Namun, dia mengaku bahwa praktek pungli seperti yang dilakukan delapan orang pelaku sudah lama diketahauinya.
Ditanya tentang adanya surat perintah kerja (SPK) sejumlah pelaku pungli, Razman juga mengaku tidak pernah mengeluarkan SPK.
"Jujur, saya tidak pernah mengeluarkan SPK mereka,"tandasnya. Razman menjelaskan akan mengevaluasi sistem yang ada di dinas tersebut."Saya akan evaluasi lagi,"tandasnya.
Zasri, salah seorang oknum terjaring OTT menggunakan seragam Dishub Kota Padangsidimpuan mengaku, setiap hari, hasil dari tindakan pungli tersebut mereka stor kesalah seorang yang mengaku pihak ketiga dari Dishub. 
"Kalau malam, saya digaji Rp75 ribu sedangkan siang bisa mencapai Rp85 ribu,"ujarnya kepada wartawan. Dia mengaku bahwa tidak mengetahaui legalitas dari pekerjaannya, karena dia hanya seorang pesuruh.(thoriq/mm)
Penulis:

Baca Juga