Kades Mengadu ke Bupati Palas

Teror Harimau Sumatera Ganggu Perekonomian Masyarakat

Sekdes Pangaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Habib Aswandi.(Foto/MEDANmerdeka)
Sekdes Pangaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Habib Aswandi.(Foto/MEDANmerdeka)

PALAS -Teror Harimau Sumatera yang memanggsa warga, nyaris membuat perekonomian masyarakat lumpuh. Jangankan untuk bertani, keluar rumah saja warga desa sudah takut.

Hal ini disampaikan Sekdes Pangaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Habib Aswandi didampingi Kades Siraisan, Kecamatan Ulu, Barumun, dalam pertemuan dengan Bupati Palas, Ali Sutan Harahap, Rabu malam di rumah dinas bupati.

Selain bupati, juga hadir dalam pertemuan ni Asisten I GT Hamonangan Daulay dan Kadis Sosial Palas Bustami Harahap.

Dikatakan Habib Aswandi, kehadiran mereka menemui bupati untuk menjelaskan lebih detail kondisi masyarakat, apalagi di bulan Suci Ramadhan dan beberapa hari lagi Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

"Siang kami tidak bisa mencari nafkah. Anak-anak dan kaum ibu setiap hari di dalam rumah, sedangkan yang laki-laki dewasa meronda yang tersebar di enam titik yang diduga berkeliaran harimau pemangsa," kata Habib.

Sejauh ini memang pemerintah menaruh perhatian, termasuk Sekda Palas, BKSDA, TNI, Polri dan masyarakat bergotong royong melakukan pengawasan di sejumlah lokasi.

"Yang sangat kami khawatirkan, sekarang masyarakat sudah sulit untuk bertani, sehingga membuat ekonomi keluarga terganggu," jelas Habib kepada bupati.

Menyikapi persoalan ini, Pemkab Palas melalui Kadis Sosial Bustami Harahap akan turun memberikan bantuan kepada warga desa yang terdampak teror hewan pemangsa.

Bantuan akan disalurkan desa di di Kecamatan Ulu Barumun yaitu Desa Siraisan. Tiga Desa di Kecamatan Sosopan yaitu Desa Pagaranbira Jae,  Desa Pagaranbira Julu,  dan Desa Huta Bargot Kecamatan.

Baca Juga