Tiga Spesialis Pembobol Rumah Ditembak

Medanmerdeka.com – Tiga kawanan spesialis pembobol rumah “dibidas” personel Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan. Ketiganya terpaksa ditembak karena berupaya kabur dalam penyergapan,

Untuk penyelidikan lanjut, ketiga tersangka Ari Fahrizal alias Ari,35, Sheris Ismoyo,25, dan  Verial alias A Seng,30, ketiganya  warga Jalan Sei Kera, Kecamatan Medan Timur, diboyong ke RS Bhayangkara Medan, Jalan KH Wahid Hasyim Medan untuk menjalani peratan karena masing-masing mengalami luka tembak di betis kaki.

PERAWATAN: Seorang pelaku menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.(foto:aks/mm)
Seorang pelaku menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.(foto:aks/mm)

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan ditangkapnya komplotan spesalis pencuri dengan modus bongkar rumah ini bermula dari laporan Aditya Pramudia,28, dan Elfin Azuardi,29, keduanya warga Jalan Suka Jaya Komplek Grand Castello, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor.

Dimana keduanya sebut Rina, mengaku mengalami kerugian hingga Rp 15 juta. "Mendapat laporan itu, petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa ada pelaku  yang terekam cctv sedang berada di Jalan STM Medan. Petugas yang mengetahui identitas salah seorang tersangka bernama Ari, langsung meringkusnya di Jalan Suluh," katanya.

Ia juga menuturkan dalam penangkapan tersangka Ari petugas terpaksa menembak bagian kaki karena berusaha melarikan diri saat diamankan.

Tak sampai di situ, sambungnya, petugas kemudian melakukan pengembangan dan meringkus dua pelaku lainnya Aseng dan Sheris. "Keduanya (Aseng dan Sheris) juga ditembak pada bagian kaki karena melawan dan berusaha melarikan diri. Selain ketiga pelaku, seorang panadah ikut diamankan petugas dari rumahnya," terang Rina.

Dari pengungkapan itu disita barang bukti, 3 helm yang dipakai pada saat melakukan aksi kejahatan, 2 handphone, 1 pasang sepatu kulit,  2 jam tangan, 4 cincin, 1 gelang, 2 kunci L, 1 obeng, 1 martil, 1 linggis, 2 tas pinggang, 1 tas sandang, 1 koper kecil, 1 cutter, 1 celana jeans biru, 2 lembar surat emas, 1 pasang anting, kunci T dan uang Rp500.000. (aks/mm)