Wawako Tebing Tinggi Pantau Korban Banjir

Medanmerdeka.com – Wakil Wali Kota (Wawako) Tebing Tinggi H.Oki Doni bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wahid Sitorus meninjau warga korban banjir sekaligus kesiapan posko bencana selama masa tanggap darurat hingga 14 Desember 2017 mendatang.

Dalam peninjauan Jumat (8/12), H.Oki Doni mengingatkan semua stakeholder yang terkait agar selama masa tanggap darurat posko-posko masih tetap melayani warga korban banjir. “Semua bertugas sesuai tupoksi, bergantian untuk menerima pengaduan maupun memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” pungkasnya ketika meninjau Posko Pengungsi di halaman rumah dinas Wali Kota.

Hal yang sama juga RSUD dr.H.Kumpulan Pane, agar tetap melayani kesehatan masyarakat korban banjir hingga masa tanggap darurat. “Semua tetap bekerja memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat korban banjir,” katanya.

Terkait adanya isu bantuan uang tunai, Wakil Wali Kota H.Oki Doni menyatakan tidak benar.”Itu hoax, pemerintah tidak pernah menjanjikan adanya bantuan uang tunai, yang ada sembako sebagaimana yang sudah disalurkan selama ini hingga akhir masa tanggap darurat,” tegasnya.

Hingga saat ini, sambungnya, Pemko Tebing Tinggi telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yakni beras sebanyak 857 karung, mie instan 1210 kotak  dan bantuan lainnya berupa air mineral,  telur,  gula,  roti,  biskuit,  MP ASI, kain sarung juga ada 5 unit mesin penghisap air yang belum diserahkan dan akan disalurkan melalui camat dan lurah.

Wakil Walikota H. Oki Doni Siregar menghimbau kepada warga terutama yang bermukim di daerah rawan banjir agar tetap waspada, karena cuaca yang ekstrim dan sulit diprediksi saat ini masih bisa mendatangkan ancaman banjir. Untuk itu tetap waspada dan berhati-hati.

Dalam kesempatan ini turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Sekda Johan Samose Harahap dan Kabag Humas Bambang Sudaryono. Seperti diketahui, banjir yang merendam Kota Tebing Tinggi Sabtu (2/12) merendam 5 kecamatan, 25 kelurahan dan 33 ribu jiwa mengungsi.(ok/mm)

Comment