Zulfahri: Nelayan Itu Mata Pemerintah dan Menjaga Perbatasan NKRI

Ketua DPD HNSI SUMUT Zulfahri Siagian. (Foto:MEDANmerdeka/Istimewa)

MEDAN – Selain melaut mencari nafkah, nelayan merupakan ujung tombak yang menjadi mata-mata pemerintah sekaligus mengawal perbatsan teritorial NKRI dari ancaman asing.

Ketua DPD HNSI SUMUT Zulfahri Siagian mengatakan, viral nya kapal ikan asing masuk ke perairan Indonesia melakukan pencurian ikan di perairan Natuna, bukan kali ini terjadi.

"Setahun lalu nelayan kami sering memberikan informasi bahwa mereka sering menemukan kapal asing yang masuk ke wilayah NKRI. Mudah2an dengan tegasnya pemerintah saat ini, Pencurian itu bisa di cegah," kata Zulfahri kepada medanmerdeka.com, Selasa (14/1/2019).

Meski perairan kita telah dijaga petugas, baik di darat, laut dan di udara selama 24 jam, namun  nelayan Indonesia sangat diperlukan dan HNSI Sumut akan mengundang para nelayan pencari ikan dilaut khususnya para tekong (nakhoda) untuk memahami batas- batas wilayah perairan Indonesia.

HNSI Sumut akan berkordinasi dengan petugas, instansi terkait tentang batas-batas perairan Indonesia.TNI POLRI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengundang nelayan Sumatera Utara di 15 Kabupaten/Kota untuk terus mensosialisikan batas wilayah perairan untuk menjaga perbatasan NKRI," tutup Zulfahri.

Komentar

Loading...