Forki Medan Raih Juara Umum Piala Walkot Tebing Tinggi

Medanmerdeka.com – Kontingen Forki Medan meraih juara umum dengan raihan 13 medali emas, 10 perunggu dan 13 perak pada kejuaraan karate Tebing Tinggi open tournament ke-V memperebutkan piala Wali Kota yang berlangsung sejak 2 – 4 November 2018, di GOR Asber Nasution Tebing Tinggi.

Kejuaraan yang berakhir Minggu malam (4/11/2018), ditutup resmi Wali Kota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan, dan dihadiri Kapolres AKBP.Sunadi dan unsur FKPD.

Wali Kkota mengatakan, kegiatan ini menjadi motivasi bagi para karateka untuk tetap menjaga kesetabilan agar bisa berprestasi ke jenjang lebih tinggi hingga tingkat nasional maupun internasional.

Kepada yang belum berhasil, sambung wali kota, jangan berputus asa karena kekalahan tersebut adalah sebuah jalan untuk mengejar kemenangan. Dan bagi yang menang jangan cepat berpuas diri karena kemenangan tersebut adalah ujian untuk dapat dipertahankan pada masa mendatang.

Dalam keempatan ini, Umar Zunaidi mengucapan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan kejuaraan ini, dan mudah-mudahan tahun depan bertemu kembali dengan hadiah yang lebih besar.

Dalam kejuaraan ini keluar sebagai juara umum I.Forki Medan dengan raihan medali emas 13 perak 10, perunggu 13 berhak atas piala dan uang pembinaan Rp17 juta. Juara umum II Inkanas Provsu dengan medali emas 6, perak 15, perunggu 7 berhak memperoleh piala dan uang pembinaan Rp12 juta. Untuk juara umum III kontingen Forki Sulawesi Selatan memperoleh medali 5 emas, 2 perak, 4 perunggu mendapatkan piala dan uang pembinaan Rp 8 juta.

Sementara untuk best of the best sebagai juara tingkat Pemula putra Rizki (Forki Medan), Putri Mefiona (Forki Medan) memperoleh uang pembinaan masing-masing Rp3 juta. Katagori kadet putra Enzel Nasrial Marbun (Forki Labura), Putri Arnela (Forki Medan) memperoleh uang pembinaan Rp4 juta.

Katagori Junior Putra Rizki Anyer (PPLP Sumut), putri Jihan Nursafira (PPLP Sumut) memperoleh uang pembinaan Rp5 juta. Dibagian Katagori senior putra Faisal Siahaan (Forki Tobasa) dan putri Niki Dwi Oktavia (Forki Madan) memperoleh uang pembinaan masing-masing Rp7 juta.(mm)

Comment