Taklukkan Borneo 3-2, PSMS Buka Asa Lolos Degradasi

Medanmerdeka.com – Tiga poin berhasil diraih PSMS Medan atas tamunya Borneo FC 3-2 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (3/11) malam. Sempat dua kali ketinggalan, tim Ayam Kinantan mampu membalikkan keadaan dan unggul.

Dua gol Pesut Etam-julukan Borneo FC diciptakan striker Titus Bonai menit 22 dan menit 48. Sedangkan tiga gol PSMS diciptakan Fredyan Wahyu, menit 34, Shohei Matsunaga, menit 76 dan gol bunuh diri Dirga Lasut, menit 80. Hasil kemenangan itu membuat tim besutan pelatih Peter Butler sementara naik satu peringkat ke posisi 17 dengan 30 poin, menggeser Perseru Serui.

PSMS Medan yang berambisi meraih tiga poin langsung tancap gas sejak wasit asal Jawa Timur, Djumadi Effendi. Namun menit 3, malah Borneo FC menciptakan peluang melalui shooting Aburizal, namun berhasil diblok Rohim. Namun, Aburizal, menit 7, malah melakukan pelanggaran kepada Felipe dan diganjar kartu kuning.

Gantian PSMS, menit 9, menciptakan peluang, namun sayang heading Dani Pratama ke gawang Borneo melambung.Legimin Raharjo dkk kembali mendapatkan peluang, sayangnya, Frets Butuan kendati sukses menggiring bola ke kotak penalti lawan gagal mengeksekusi bola. Bola rebound kembali dilesakkan Legimin tetapi melebar.

Malapetaka bagi tuan rumah terjadi setelah Legimin gagal mengantisipasi bola, Titus Bonai menit 22 langsung menyambar dan melesakkan bola ke gawang PSMS tanpa bisa diantisipasi Rohim.

Seisi stadion Teladan bergemuruh setelah PSMS mampu menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1 setelah Alexandros Tanidis memberikan umpan kepada Fredyan Wahyu. Tanpa pikir panjang, Ucil, Sapaannya, melesakkan tendangan spekulasi jarak jauh ke gawang Borneo yang gagal diantisipasi kiper Nadeo Arga menit 34.Bola melesak ke sudut kiri atas gawang. Babak kedua, PSMS melakukan perubahan, dengan memasukan Antoni Putro mengganti Legimin.

Ban kapten selanjutnya disematkan ke lengan Rony Fatahillah. Antoni langsung mendapatkan kesempatan, namun tendangannya melebar. Menit 48, publik Stadion Teladan dibuat terdiam setelah Tibo-sapaan Titus Bonai-mencetak gol kedua bagi Borneo. Berawal dari salah koordinasi antara Danie dan Fredyan. Fredyan yang membiarkan bola untuk diambil Danie, padahal ada Titus Bonai mengintai.

Titus sukses mencuri bila dari kaki Danie. Mirip seperti gol babak pertama, Tibo menggiring bola ke kotak penalti. Tinggal satu lawan satu, Tibo mampu mengecoh kiper Abdul Rohim dan menceploskan tendangan mendatar.

Mencoba membalas menit 51, sepakan Antoni gagal diteruskan Felipe yang sudah berada di depan gawang. Selanjutnya Gusti Sandria harus mendapatkan kartu kuning menit 58.

Melihat lini serang stagnan, pelatih PSMS melakukan perubahan. Menit 63, Abdul Azis keluar digantikan Rahmad Hidayat. Menit 65, giliran Antoni diganjar kartu kuning. Kembali, PSMS mampu membuat kedudukan imbang 2-2 melalui tendangan bebas Matsunaga yang merobek gawang Borneo menit 76.

Empat menit berselang, The Killer-julukan lain PSMS-mengungguli lawannya menit 80. Tendangan Rahmad, sang eksekutor tendangan bebas, gagal diantisipasi Mahadirga Lasut yang bermaksud menepis bola dengan kaki namun malah berbuah gol bunuh diri.

Sempat terjadi keributan, saat Matsunaga dipukul pemain asing Mathias Conti. Namun dua menit tambahan waktu diberikan wasit, tidak ada lagi gol tercipta.(mm)

Comment