Dodi Martua Caleg DPRD Madina dari Partai Demokrat

Pemilu Jangan Membuat Kita Terkotak-Kotak

MADINA – Pemungutan suara Pemilu 17 April 2019, tinggal menghitung hari. Perbedaan pilihan suatu yang wajar, namun jangan menjadikan masyarakat terkotak-kotak dan terpecah belah.

Pesan ini disampaikan anggota DPRD Kabupaten Madina dari Partai Demokrat, Dodi Martua S.Pi dalam kunjungannya di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, kemarin kepada medanmerdeka.com.

"Saya mengingatkan kepada masyarakat kelurahan kotasiantar agar pemilu ini jangan sampai membuat masyarakat terkotak-kotak dan terpecah belah. Berbeda pilihan itu biasa. Ayo kita jadikan pemilu ini dengan adil dan berdemokrasi," kata Dodi.

Menurut Dodi, Pemilu hanya sesaat, namun persaudaraan dan persatuan di kelurahan kotasiantar sampai akhir hayat. Untuk itu, Dodi mengajak dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya masing-masing.

"Ayo masyarakatku jangan mau terpancing oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, kita jadikan ajang pemilu ini sebagai kontes yang sehat dan berwibawa, kalu tidak mau ada kecurangan ayo kita sama-sama kawal suara pemilu dengan adil dan damai," pungkas Dodi.

Smenetara itu Sutan Parluhutan Nasution, warga Bagas Godang Panyabungan Julu. Dia berharap, jika kelak Dodi terpilih kembali dalam periode kedua sebagai anggota legislative agar komitmen dan peduli memperhatikan nasib dan pembangunan di Bagas Godang Panyabungan Julu.

"Karena selama ini Dodi Martua hanya memperhatikan pembangunan Sopo Gogang kelurahan Kotasiantar dan Panyabungan Tonga padahal Harajaon panyabungan julu juga merupakan  bagian dari sejarah harajaon panyabungan tonga dan kota siantar," ungkap Sutan Parluhutan.(mm)