oleh

Calon Independen, Caplok KTP Dukungan

Medanmerdeka.com – Polemik dukungan calon independen (perseorangan) Pilkada 2018 Kota Padangsidimpuan, masih saja terjadi. Jika kemarin identitas ketua partai yang dicaplok, kini hal serupa juga terjadi dengan kepala lingkungan (Kepling) yang mengaku foto copy identitasnya disalahgunakan. Hal ini terungkap ketika petugas KPU setempat melakukan verifikasi identitas dukungan.

Seperti yang diutarakan Hamdan Daulay, Kepling 8, Kelurahan WEK 5, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut).

Hamdan mengaku terkejut ketika didatangi oleh petugas verifikasi KPUD Padangsidipuan. Saat itu, dia menemukan potocopy KTP miliknya dipergunakan untuk mendukung salah satu balon yang maju dari jalur independen.”Yang parahnya lagi, potocopy KTP saya digandakan,”ujarnya, (23/12).

Dia menyebutkan, saat ditanya petugas verifikasi apakah benar dia mendukung salah satu balon wali kota/wakil wali kota dari jalur independen, terang saja Hamdam membantah mendukung, karena posisi jatannya sebagai kepling, sehingga tidak layak memberikan dukungan kepada balon-balon wali kota.”Saya langsung menjawab bahwa saya tidak pernah memberikan potocopy KTP,” tukasnya.

Berdasarkan hasil pantauannya, ada 19 orang potocopy KTP warga di lingkungan itu yang diduga sengaja dicaplok oleh salah satu pasangan balon wali kota dari jalur indenden.”Anehnya lagi, ada 19 orang KTP milik warga saya yang diduga dicaplok,”imbuhnya.

Hamdam mengaku kecewa dengan sikap yang dilakukan oleh balon wali kota dan wakil wali kota itu, karena mereka nekat mengambil potocopy KTP tanpa mendapat izin dari pemiliknya.

Sebagai kepling, tentunya dia tidak pantas memberikan dukungan dalam bentuk potocopy KTP. Kondisi tersebut akan menimbulkan persepsi negativ dari masyarakat di lingkungan itu.”Saya berharap agar penyelenggara pemilu untuk melakukan tindakan, sehingga saya tidak dituduh mendukung salah satu balon wali kota,”tandasnya.(thoriq/mm)

News Feed