KPU Cemas, Rekapitulasi Suara Percut & Sunggal Belum Masuk

Medanmerdeka.com – KPU Deliserdang belum menyelesaikan rekapitulasi hasil suara Pilgubsu 2018, hingga Selasa kemarin (3/7/2018). Hal ini dikarenakan KPU Deliserdang belum menerima rekap 2 kecamatan, masing-masing Percut Seituan dan Sunggal.

Ketua KPU DS, Timo Dahlia Daulay mengaku mencemaskan rekapitulasi di 2 kecamatan tersebut karena dinilai rawan dari 22 kecamatan di Kabupaten Deliserdang.

Dia mengungkapkan Kecamatan Percut Seituan rawan lantaran adanya isu yang menyebutkan Ketua PPK Percut Seituan dituding melarikan kotak suara oleh saksi salah satu pasangan calon (paslon).

“Ribut-ribut itu sampai ke kantor ini (KPU DS). Di malam usai hari pencoblosan, kami disini semua menunggu berkas laporan dari masing-masing PPK. Bahkan saya sampai tidur di kantor,”curhat wanita berhijab ini saat menerima kunjungan Pokja Wartawan KPU Sumut di ruang kerjanya.

Selagi pulas karena kecapekan, Timo terbangun lantaran keributan di luar kantor. Ternyata saksi paslon menuding Ketua PPK Percut Seituan melarikan kotak suara.

“Saya jelaskan, apa yang dibawa Ketua PPK bukan kotak suara, melainkan kertas C1. Selain itu masing-masing saksi paslon kan sudah mengetahui hasil perekapan di kecamatan, kan mereka diberikan datanya. Jika memang tak sesuai, bisa dilaporkan,” papar Timo didampingi Lisbon Situmorang SE Komisioner KPU DS devisi Keuangan, Umum dan Logistik.

Meski permasalahan itu dianggap selesai, namun Timo mengakui hingga saat ini belum menerima rekap dari Kecamatan Percut Seituan yang dikelilingi 581 TPS. Sehingga para komisioner pun was-was menanti hasil rekapan surat suara.

Menyoal kerawanan di Kecamatan Sunggal, Timo memaparkan pada pilkada lalu terjadi kehebohan di 2 TPS karena 2 kotak suara hilang. Namun anehnya, lanjut Timo, di malam sebelum hari pencoblosan, 2 kotak surat suara tersebut ditemukan lagi. “Karena itu saya mencemaskan hasil rekapitulasi 2 kecamatan ini,”‘aku Timo.

Dia memaparkan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di DS sebanyak 1.195.765 dengan 3.379 TPS yang tersebar di 394 desa/kelurahan.

Timo juga mengakui, partipasi masyarakat (parmas) di Pilgubsu meningkat tajam, meski jumlah DPT nya berkurang hampir 200 ribuan setelah dilakukan penertiban administrasi kependudukan.

“Kalau pilkada lalu, DPT nya berkisar 1,3 jutaan. Sedangkan yang sekarang DPT nya berkurang hampir 200 ribuan. Tapi parmasnya malah meningkat,” ujarnya menambahkan, hangatnya pemberitaan pilgub di media massa turut mendorong masyarakat untuk berperan menggunakan hak suaranya.

Ditambahkan Lisbon, meski pihaknya belum menerima rekapitulasi dari 2 kecamatan tersebut, namun diyakini tak ada permasalahan.

“Dua kecamatan itu besar dan banyak DPT nya, tapi tak ada masalah apapun. Mungkin belum selesai perekapannya. Kita tetap pantau terus melalui panwas dan intel,”bilang Lisbon seraya mengakui tanggal 4 Juli ini semua laporan rekapitulasi di kecamatan harus sudah selesai.

Lisbon merincikan, DPT di Percut Seituan sebanyak 229.979 dengan 581 TPS dan 1.162 kotak suara. Sedangkan di Kecamatan Sunggal, jumlah DPT 177.187 dengan 458 TPS dan 916 kotak suara.

“Kita sudah kordinasi dan tak ada masalah. Bahkan Sunggal dilaporkan sudah selesai perekapan, tapi resmi laporan belum kami terima,” pungkas Lisbon.(ardy/uja/mm)

Comment