Panwas Paluta Limpahkan Berkas Politik Uang ke Polres Tapsel

Medanmerdeka.com – Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melimpahkan penanganan dugaan pelanggaran tindak pidana politik uang kepada penyidik Polres Tapanuli Selatan.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslih Paluta, Panggabean mengatakan, berkas ini merupakan penanganan dugaan pelanggaran pidana dari laporan masyarakat. “Setelah kita lakukan klarifikasi terhadap pelapor, saksi-saksi dan terlapor, kemudian kita plenokan untuk dilimpahkan ke penyidik Polres Tapsel yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu Padanglawas Utara. Karena ini merupakan pelanggaran pidana, maka diteruskan ke Gakkumdu,” kata Gabe, di Sekretariat Panwas Paluta, Selasa (3/7/2018).

Dikatakannya, sejak masa tenang Pilkada Serentak 2018 lalu hingga sekarang, setidaknya ada 7 laporan dugaan politik uang yang masuk ke Panwas Paluta. Namun belum semuanya bisa dilimpahkan ke Sentra Gakkumdu karena ada beberapa saksi belum hadir untuk diklarifikasi.

“Saat ini, yang sudah lengkap dulu kita limpahkan ke penyidik. Kita tentu berharap perkara ini bisa diproses sampai ke pengadilan,” katanya.

Menurut Gabe, para terlapor diduga kuat melanggar Pasal 73 Jo Pasal 187A Undang-undang No 10 Tahun 2016 tentqng Pilkada dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 6 tahun. Sebagai barang bukti, Panwas Paluta juga turut menyerahkan beberapa amplop berisi uang tunai Rp50.000 dan kemudian didukung bukti video.

Ketua Panwas Paluta Marakali Harahap mengatakan, semua laporan yang masuk ke Panwas Paluta pasti akan diproses sesuai peraturan yang berlaku. Termasuk 7 laporan politik uang yang sekarang ini tengah ditangani Panwas Paluta.

“Kita pastikan semuanya ini diproses tanpa terkecuali. Siapa pun itu pelakunya jika terbukti akan ditindak,” pungkasnya.(amri/mm)

Comment