Ribuan Warga Sidimpuan tak Masuk DPT

Medanmerdeka.com – Ribuan masyarakat Kota Padangsidimpuan terancam gagal menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang, disebabkan tidak memiliki KTP ataupun surat keterangan.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan KPU Kota Padangsidimpuan pada 19 April 2018, tercatat sekitar 432 orang pemilih yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang tersebar di enam kecamatan, Padangsidimpuan Tenggara, Padangsidimpuan Utara, Kecamatan Padangidimpuan Selatan, Kecamatan Padangidimpuan Hutaimbaru, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dan Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu.

Sedangkan yang tidak punya NIK tapi punya KK sebanyak 194 orang dan paling banyak terdapat di dalam DPT Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan Kecamatan Padangsidimpuan Utara, sehingga warga yang terancam tidak dapat menggunakan hak pilih lebih dari sebanyak 600 orang. Dan data ini belum termasuk warga yang tidak terdaftar dalam DPT.

Idealnya NIK itu merupakan bahagian dari isi data pada KK masing masing penduduk berbasis keluarga. Dari 79 kelurahan/desa yang tersebar di enam kecamatan, hanya 7 kelurahan/desa yang lengkap NIK-nya. Namun ironisnya, lebih dari 6 ribu pemilih yang terdaftar dalam DPT tersebut tidak memiliki KK, tapi memiliki NIK.

Pemilih yang tidak tercantum KK-nya dalam DPT, tapi memiliki NIK tercatat di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan lebih dari sebanyak 1400 orang dan Kecamatan Padangsidimpuan Utara lebih dari sebanyak 3900 orang. Sedangkan di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara sebanyak 541 orang, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua sebanyak 359 orang, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu sebanyak 80 orang, dan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru sebanyak 31 orang.(war/mm)

Comment