Survei Charta Politica, Nikson-Sarlandy Unggul 57,7 Persen

Medanmerdeka.com– Calon Bupati petahana Nikson Nababan dan calon wakil bupati Sarlandy Hutabarat, unggul di posisi 57,7 persen mengalahkan kandidat lain berdasarkan survei elektabilitas kontestan pilkada Taput 2018, sebagaimana dirilis Charta Politica Indonesia, Senin (30/4/2018).

“Tingkat keterpilihan Nikson Nababan-Sarlandi Hutabarat masih jauh meninggalkan pesaingnya, yakni diposisi 57,7 persen,” kata Manajer Riset Charta Politica, Muslimin kepada antaranews.com.

Survei yang dilakukan pada tanggal 28 Maret-2 April 2018, dengan 600 responden yang tersebar di lima zona daerah pemilihan yang meliputi 15 Kecamatan se-Taput, dengan jumlah responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 11,7 persen.

“Dalam survei, kedudukan pesaing dari paslon nomor urut 1 itu, masing-masing berada pada posisi 22,7 persen untuk pasangan Jonius Taripar Hutabarat-Frengky Simanjuntak, disusul pasangan Chrismanto Lumbantobing-Hotman Hutasoit pada angka 8,0 persen,” terangnya.

Tingginya tingkat keterpilihan pasangan Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat, berdasarkan survei, tidak bisa dilepaskan dari tingginya tingkat kepuasan pemilih terhadap kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati, mencapai 75,1 persen.

Posisi elektabilitas pasangan petahana ditopang keunggulan hasil survei yang terpantau merata pada zonasi survei yang dibagi dalam lima wilayah, yakni zona 1 meliputi Kecamatan Adiankoting, Siatasbarita, dan Tarutung. Zona 2 meliputi Pagaran, Parmonangan, dan Sipoholon. Zona 3 meliputi Muara, dan Siborongborong. Zona 4 meliputi Garoga, Pangariban, dan Sipahutar. Serta, zona 5 yang meliputi Pahae Jae, Pahae Julu, Purba Tua, dan Simangumban. “Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah lebih diasosiakan atas keberadaan Nikson Nababan sebagai petahana,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei, tingkat keinginan masyarakat yang menginginkan Nikson Nababan untuk terpilih kembali sebagai bupati, juga berada pada angka yang masih terbilang tinggi, yakni sebesar 60,3 persen.

Menurut Muslimin, meski peluang pasangan lain belum sepenuhnya tertutup, namun dari pengalaman pilkada sebelumnya, tidak mudah mengubah persepsi kepuasaan publik dalam waktu singkat.

Charta Politika juga menyertakan potret hasil surveinya untuk pelaksanaan pilgub Sumatera Utara. Dimana, masyarakat Taput secara dominan menjatuhkan pilihannya pada pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dengan elektabilitas sebesar 74,3 persen yang unggul atas pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah dengan elektabilitas 12,2 persen.(amri/mm)

Comment