Stop Hoax, Jadilah Pengguna Medsos yang Cerdas dan Bijak

Medanmerdeka.com – Stop Berita Bohong (Hoax), jadilah pengguna media sosial (medsos) yang cerdas dan bijak.

Hal itu ditegaskan Ketua PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Deliserdang, Julyadi Yahya Pulungan saat ditemui di Lubuk Pakam, Kamis (11/10/2018).

“Berita palsu alias hoax saat ini banyak terjadi di Media Sosial. Peredaran hoax yang begitu masif, menjadi kekhawatiran karena bisa menjadi sumber konflik di tengah tengah masyarakat,” jelas Joel, sapaan akrabnya.

Joel mengatakan perkembangan teknologi saat ini tidak hanya memudahkan penyebarluasan informasi, baik informasi yang membangun maupun informasi informasi yang negatif. “Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini mendorong bermunculnya banyak akun, blog ataupun situs berita. Ada yang terdaftar dan ada juga yang tidak terdaftar,” ungkapnya.

Dia menilai persoalan saat ini adalah akun, blog, ataupun situs yang aktif menyebarkan berita bohong tumbuh subur dengan modus penipuan maupun agenda-agenda politik yang terselubung mengingat 2019 adalah tahun Politik.

“Jika hal ini terus dibiarkan terjadi di masyarakat maka masyarakat akan mendapatkan informasi sesat yang dikemas dengan sedemikian rupa menjadi sebuah informasi yang menarik tapi tingkat kebenarannya sama sekali tidak ada, dan hal ini bisa menjadi pemicu konflik ditengah tengah masyarakat. Dan herannya masih saja banyak masyarakat yang tertipu akan kemasan informasi tersebut,” ujarnya.

Belakangan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) kembali memblokir 11 situs berita yang menyebarkan hoax. Berita Hoax tersebut dibumbui isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). “Tentu langkah Kominfo ini patut diapreasi, namun hal ini belum maksimal karena tidak menutup kemungkinan para pembuat Hoax akan membuat lagi, membuat lagi, dan membuat lagi,” ucapnya.

Langkah Komimfo melakukan pemblokiran tetap diperlukan, sebagai bentuk antisipasi dan peringatan. “Jangan sampai situs maupun blog terus menyebarkan berita palsu dengan mudah, apalagi konten kontennya berisi SARA sangat riskan menjadi pemicu konflik,” terangnya.

Generasi Millenial, yaitu Generasi yang terlahir di era tahun 1980 ke atas adalah sebagai Pengguna Medsos terbesar saat ini. Oleh karena itu, Generasi Millenial harusnya menjadi Pengguna Medsos yang Cerdas dan Bijak, Cerdas dalam memanfaatkan teknologi tersebut dan bijak dalam memilih sumber berita yang terpercaya, melakukan saring informasi sebelum melakukan sharing informasi, ini sangat penting.

Calon anggota legislatif dari PKB dengan nomor urut 1 untuk zona Deliserdang 1 ini berharap Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Dinas yang berkompeten agar melakukan sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan bijak, mengingat potensi konflik yang cukup tinggi menjelang Pemilu 2019 diakibatkan oleh berita hoax yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Sosialisasi ataupun Edukasi ini penting dilakukan sebagai langkah Pemerintah Kabupaten untuk mengcounter dari semakin masifnya berita palsu yang dapat memicu konflik di tengah tengah masyarakat dan mengakibatkan tidak kondusifnya Kamtibmas. Sosialisasi ataupun Edukasi ini dapat dilakukan di Sekolah Menengah Atas, Universitas maupun Sekolah Tinggi yang ada di Deliserdang, mengingat pengguna media sosial tertinggi adalah Generasi Millenial,” harapnya. (ardy/mm)

Comment