Calon Perseorangan Laporkan KPUD ke Panwaslu Deliserdang

Medanmerdeka.com -  Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang jalur perseorangan (independen) Mion Tarigan- Zainal Arifin yang sebelumnya dinyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), akhirnya membuat laporan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018 ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Deliserdang.

Ketua Tim Pemenangan Mion Tarigan - Zainal Arifin, Alamsyah Saragih, Rabu (24/1/2018) mengatakan pihaknya datang ke Kantor Panwaslu Kabupaten Deliserdang Selasa (23/1/2018) sekira pukul 22.00 Wib sampai Rabu (24/1/2018) sekira pukul 01.00 WIB. "Tadi malam pak Zainal Arifin serta tim kuasa hukum juga ikut ke Kantor Panwaslu Kabupaten Deliserdang," kata Alamsyah Saragih.

Menurut Alamsyah, pihaknya melaporkan (menggugat) proses verifikasi yang dilakukan KPU Kabupaten Deli Serdang. Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga melaporkan ketidakprofesionalan KPU Deli Serdang saat melakukan proses verifikasi karena tidak melakukan sosialisasi sistem pengawasan proses verifikasi. "Menurut Panwaslu mereka akan merapatkan lima hari kedepan. Hasilnya akan keluar setelah 12 hari laporan," ujarnya.

Sebelumnya, Balon Bupati Deli Serdang Sofyan Nasution mengatakan atas keputusan KPU Kabupaten Deli Serdang maka pihaknya menduga adanya dugaan ketidaknetralan di KPU Kabupaten Deli Serdang.

"Kami menduga tidak ada netranitas dan prefesional Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di KPU Deli Serdang yang menjadi operator Silon," ujar Sofyan.

Menurutnya, pada saat pemeriksaan persyaratan pasangan bakal calon pihak KPU Kabupaten Deli Serdang tidak ada melibatkan dari pihak jalur independen, padahal semestisnya yang sesuai aturan arus ada pendamping dari pihak jalur independen.

"Tidak itu saja, ada dua hard copy lampiran formulir B.1 KWK dari Kecamatan Sibolangit dan Kecamatan Labuhan Deli yang tertinggal. Sementara hasil pleno sudah diumumkan untuk dua kecamatan ini tidak dilakukan verifikasi. Ini kami lihat tercecer di KPU Kabupaten Deli Serdang, kami menduga ini belum dihitung," tandasnya. (ay/mm)