KPU Tunda Pilkada Jadi 9 Desember 2020

MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan pada prinsipnya akan melaksanakan apa yang diinstruksikan KPU RI melalui supervisi KPU Provinsi Sumut terkait penundaan Pilkada Kota Medan menjadi 9 Desember 2020.

Sampai saat ini, KPU masih menunggu keluarnya Peraturan Perundang Undangan  (Perpu) perubahan Undang-undang Nomor 10/2016.

Demikian Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramdhani Damanik kepada wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (18/4/2020).

Dikatakannya, dalam kesimpulan hasil rapat antara Komisi II DPR bersama Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP terkait pelaksanaan pilkada serentak 2020 tersebut, sebelum dimulainya pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak tahun 2020, Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan KPU RI akan melaksanakan rapat kerja setelah masa tanggap darurat berakhir.

Rapat ini untuk membahas kondisi terakhir perkembangan penanganan pandemi Covid-19, sekaligus memperhatikan kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada Serentak tahun 2020. "Jadi kita tunggu saja dulu perkembangan hasil rapat kerja nantinya," tegasnya.

Untuk kepastiannya, ungkapnya  kita menunggu terbitnya Perpu perubahan UU No.10/2016 dan kebijakan, petunjuk teknis dari KPU RI.

Dalam rapat itu juga diputuskan, merujuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 dan evaluasi terhadap Keserentakan Pemilu pada tahun 2019, maka Komisi II DPR RI mengusulkan kepada pemerintah agar pelaksanaan Pilkada kembali disesuaikan dengan masa jabatan 1 periode 5 tahun yaitu 2020, 2022, 2023, 2025 dan seterusnya yang nanti akan menjadi bagian amandemen pasal 201 UU Nomor 10 Tahun 2016 untuk masuk ke dalam Perppu.

Komentar

Loading...