Peresmian Rumah Quran, Bobby Nasution Bacakan Surat Dimas untuk Ibu

Calon Walikota Medan Bobby Nasution membacakan surat Dimas untuk ibunya, pada peresmian Rumah Quran Medan Berkah di Jalan Alfaka 7, Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli.(foto/Istimewa)

MEDAN - Ahlan Wa Sahlan Muhammad Bobby Afif Nasution dalam peresmian Rumah Quran Medan Berkah di Jalan Alfaka 7, Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli.

Begitulah anak-anak didik, Rumah Quran Medan Berkah (RQMB) menyambut kedatangan calon Walikota Medan, ini. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu 'Aku Ingin Menjadi Hafiz Quran' yang menyentuh hati.

Kegiatan dihadiri Ketua DPD Partai Gelora Kota Medan, Muhammad Natsir Johan, Ketua DPC Partai Gelora Medan Deli, Bambang Eko Wahyono, serta Presiden Rumah Quran Violet (RQV) ustad Azmi Husien SH dan juru bicara tim pemenangan Bobby-Aulia, Nursyam.

Bambang Eko menjelaskan berbagai program mengaji sudah disusun untuk anak didik, diantaranya magrib mengaji dan sore hari, dengan jumlah anak didik 20 orang setiap harinya. Didatangkan juga guru pengajar dari RQV secara berkala yang mengajarkan bacaan Alquran sesuai standar metode MUI.

"Mudah-mudahan, RQMB bisa menghadirkan anak-anak yang hafiz Alquran sesuai dengan standar dan metode yang diajarkan," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, seorang anak didik, Dimas memberikan surat kepada Bobby Nasution untuk dibacakan oleh menantu Presiden Jokowi ini.

"Abang tolong sampaikan kepada ibuku, izinkan aku menjadi penghafal Alquran," ucap Bobby membacakan surat dari Dimas.

Surat kedua diserahkan Dimas untuk ibunya yang langsung dibacakan. Isi surat sungguh menyentuh hati dan ucapan terimakasihnya karena diizinkan belajar Quran di RQMB.

Didaulat menyampaikan kata sambutan, Bobby Nasution mengatakan kehadiran rumah Quran di Medan ini memang sangat-sangat dibutuhkan.

"Apalagi sudah ada Perda MDTA sejak 2014, yang menjadi harapan besar bisa ada Perwal pelaksanaannya. Sehingga paling tidak siswa yang tamat SD sudah bisa baca Alquran," terangnya.

Mudah-mudahan, sambung Bobby bisa tercipta suatu beradaban seperti Islamic Center, yang bisa menciptakan karakter anak berlandaskan agama.