Pilkada Serentak Ditunda, PPK dan Panwascam Kota Medan Dinonaktifkan

Kantor KPU Kota Medan Jalan Kejaksaan No 37.(foto: Ist/MM)

MEDAN - Komisioner KPU Medan Edi Suhartono terkait dampak penundaan pilkada serentak 2020, KPU dan Bawaslu Kota Medan menonaktifkan sementara seluruh badan ad hoc baik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Medan, terhitung 1 April dan tidak mendapat honorarium hingga waktu yang ditentukan.

Sebelumnya KPU sudah menunda pelaksanaan empat tahapan, yaitu pelantikan PPS, pelaksanaan tahapan verifikasi calon perseorangan, lalu pelantikan petugas PPDP dan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih (mustarlih).

Kemudian seiring makin berkembangnya Covid-19, lalu diputuskan lagi menunda pelaksanaan pilkada serentak 23 September 2020. Sedangkan untuk personel PPS, sesuai dengan yang telah diumumkan. "Tinggal dilaksanakan pelantikan dan pilkada ke depannya akan meneruskan tahapan yang tertunda," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Medan Sipayung Harahap, yang mengatakan telah menonaktifkan Panwascam se-Kota Medan dan 151 Panwas Lapangan.

"Untuk Panwas Lapangan masih menerima honor hingga Maret," kata Sipayung sembari menyatakan penonaktifan ini hingga batas waktu yang ditentukan kemudian.

Penonaktifan ini menindak lanjuti instruksi Bawaslu RI dalam surat kepada Bawaslu Sumut nomor 0255/K.Bawaslu/TU.00.01/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020.

"Terkait hal ini kami telah mengeluarkan surat keputusan penonaktifan Panwascam dan Panwas Lapangan dari Bawaslu Kota Medan guna menindak lanjuti surat ini," paparnya.

Komentar

Loading...