Syamsul Siap Dampingi Effendi Simbolon

MEDAN –  Mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) 2008-2013, Syamsul Arifin menyatakan dukungannya  kepada Effendi Muara Sakti Simbolon, untuk maju sebagai bakal calon (balon) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dalam pentas Pilgubsu 2018, mendatang. Dukungan ini disampaikan Syamsul Arifin, dalam pertemuan dengan politisi PDI Perjuangan itu di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Bahkan, Syamsul berkeyakinan dan mengklain memiliki massa pendukung di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Dan, jika Effendi Simbolon diberi kepercayaan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri untuk maju sebagai balon Gubsu di Pilgubsu 2018 mendatang, Syamsul siap sebagai pendampingnya.

Sambung Syamsul yang bergelar Datuk Sri Lelawangsa dan merupakan Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) mengatakan, meski dia pernah dipidana karena tersangkut kasus hukum, ia meyakini masyarakat Sumut masih mempercayainya untuk memimpin di Sumut, apalagi jika mendampingi Effendi Simbolon. Lagipula kasus hukum yang menjeratnya bukan saat ia menjabat sebagai Gubernur Sumut.

"Massa riil saya ada lebih ratusan ribu. Ada bukti KTP-nya, mereka terus mendorong dan konsolidasi aktif. Status mantan narapidana korupsi itu kan bukan pada saat menjabat Gubernur Sumut tetapi waktu menjabat Bupati Langkat tahun 2008,"kata Syamsul.

Politisi PDIP Effendi Muara Sakti Simbolon mengapresiasi dukungan yang diberikan Syamsul Arifin. Apalagi Syamsul menyatakan kesediaannya untuk mendampingi sebagai calon wakil gubernur jika ditunjuk maju ke Pemilihan Gubernur Sumut nanti.

"Alhamdullilah, Puji Tuhan. Saya mengucapkan rasa syukur atas pernyataan tokoh Sumut yakni Datuk Syamsul Arifin yang bersedia mendampingi saya. Saya sangat menghargai dukungan dari beliau,"kata Effendi di Medan, Jumat (8/9/2017)

Effendi Simbolon yang juga anggota DPR RI sangat menghargai atas dukungan yang diberikan oleh mantan Gubernur Sumut itu. Ia mengatakan, siapapun yang dicalonkan nantinya, itu tergantung dari partai.

"Saya sih serahkan pada keinginan masyarakat Sumut dan Partai. Nanti Partai dan Ibu yg memutuskan," ucapnya saat ditanya dengan siapa ia ingin dipasangkan jika partai mengusungnya menjadi Cagubsu periode 2018-2023,"tu tutupnya. (yu)