3000 Paket Sembako Terjual di Pasar Murah Dinas Koperasi UMKM Sumut

MEDAN - Pasar murah yang diadakan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Sumatera Utara yang digelar dari Minggu 17 hingga Kamis 21 Mei 2020, resmi ditutup.

Pantauan di lapangan, aktivitas di Pasar Murah UMKM Sumut terlihat ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kota Medan pada hari terakhir ini masih memadati lokasi eks Bandara Polonia Medan untuk membeli sembako murah, Kamis (21/5/2020).

Dalam kegiatan pasar murah ini, petugas keamanan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegah Covid-19, seperti physical distancing (jaga jarak-red), pakai masker, serta menggunakan handsanitizer, kepada seluruh masyarakat yang mengantri mendapatkan sembako subsidi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Tak hanya itu, Plt Kadis Koperasi UMKM Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Haykal Amal, turut hadiri memantau jalannya proses distribusi penjualan sembako murah kepada masyarakat di hari terakhir tersebut.

"Ya, hari ini terakhir pasar murah yang diadakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi UMKM Sumut," kata Haykal.

Dijelaskannya, Pemerintah Sumatera Utara selama mengadakan pasar murah menjual sebanyak 3.000 paket sembako kepada masyarakat. Di mana per harinya sebanyak 600 paket.

"Harga sembako yang dijual koperasi kepada masyarakat lebih murah dari harga normal. Contohnya, beras 10 kg seharga Rp110 ribu tetapi di pasar murah harganya Rp85 ribu. Jadi harga ini yang Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berikan kepada masyarakat," ujarnya.

Diadakannya pasar murah, Haykal mengungkapkan agar seluruh masyarakat dapat menikmati kebutuhan pokok dengan kualitas terbaik. Mengingat, saat ini semua masyarakat tengah dilanda penyebaran pandemi Covid-19.

"Dengan adanya selisih harga normal. Pemerintah Sumatera Utara telah mendirikan lima titik pasar murah bertujuan agar seluruh masyarakat dapat menikmati kebutuhan pokok dengan kualitas terbaik," ungkapnya.

Haykal menambahkan, selama diadakannya pasar murah cukup mendapat antusias dari warga membeli sembako murah yang disediakan Pemerintah Sumatera Utara. Oleh karena itu, nantinya hasil ini akan dilaporkan kepada Gubernur Sumut dan evaluasi untuk kembali mengadakan pasar murah.

"Kita cukup mengapresiasi antusias warga yang berbelanja. Dan eks Bandara Polonia menjadi lokasi terbaik kegiatan pasar murah yang mampu menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat disaat pandemi Covid-19," pungkasnya.

Komentar

Loading...