Anggaran 10 Proyek di Dinas PUPR Simalungun Senilai Rp 2 Miliar Disoal

Ketua ILAJ,Fawer Full Fander Sihite (Foto/Dok/MEDANmerdeka)
Ketua ILAJ,Fawer Full Fander Sihite (Foto/Dok/MEDANmerdeka)

SIMALUNGUN - Anggaran pembangunan 10 paket proyek jalan lingkungan, sebesar Rp2 miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2018, Kabupaten Simalungun, disoal.

Direktur ILAJ, Fawer Full Fander Sihite, mengatakan anggaran 10 paket proyek jalan lingkungan dialokasikan dalam Perubahan APBD TA 2018. Hanya saja, pengesahannya ditolak Gubernur Sumut.

"Pesahan PAPBD Tahun Anggaran 2018, ditolak gubernur. Hanya saja, investigasi yang kita lakukan anggaran Rp2 miliar ini tetap dijalankan," terang Sihite, Rabu (19/6/2019).

Aktivis GMKI itu menambahkan, jika anggarannya tidak dialokasikan patut dipertanyakan sumber dana pembiayaan 10 paket proyek jalan lingkungan tersebut.

"Jika Dinas PUPR Pemkab Simalungun membayar pekerjaan 10 paket proyek tersebut,jelas merupakan. penyimpangan, atau sama saja dengan proyek siluman karena dikerjakan tanpa pengalokasian anggaran di APBD TA 2108," tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Pemkab Simalungun yang dikonfirmasi via telepon dan pesan Whats App (WA) tidak menanggapi.

Sementara Kepala Inspektorat Pemkab Simalungun, Sudiahman Saragih yang dikonfirmasi mengaku belum bisa menjawab.

" Audit yang dilakukan inspektorat tidak per organisasi perangkat daerah, namun secara umum terhadap penggunaan APBD. Jadi saya belum bisa memastikan apakah termasuk dalam temuan hasil audit pembangunan jalan lingkungan itu," kata Sudiahman.

Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga