Angka COVID-19 Naik, Bupati Simalungun Diminta Tak Sibuk Sidak

Wakil ketua DPRD Simalungun ,Sastra J Sirait.(foto/istimewa)

SIMALUNGUN -  Angka kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Simalungun terus mengalami kenaikan selama sepekan belakangan terakhir. Oleh karena itu DPRD setempat minta pemerintah daerah tidak main-main melakukan penanggulangan pandemi.

Wakil ketua DPRD Simalungun, Sastra J Sirait mengatakan, sesuai informasi yang diperoleh pihaknya sejak awal pekan lalu pasien terkonfirmasi COVID-19 masih bertahan di angka 70 orang lebih.

Namun saat ini angka terkonfirmasi Covid 19 sudah mencapai 82 orang, bahkan dalam rentang waktu Selasa (8/6/2021) dan Rabu (9/6/2021) kenaikan dalam sehari mencapai 11 orang.

"Saya khawatir jika Pemkab Simalungun dan Satgas Covid 19 tidak serius menangani, angkanya terus naik ,bisa bahaya daerah kita ini (Simalungun)," kata Sastra, Kamis (10/6/2021).

Politisi Gerindra itu berharap penerapan prokes dalam beraktivitas oleh masyarakat diperketat dan ditingkatkan pelaksanaan operasi peneriban pelanggar prokes seperti tidak menggunakan masker dan menimbulkan kerumunan massa.

Sastra juga meminta bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga tidak hanya sibuk sidak ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD), atau kunjungan kerja namun mengabaikan tanggung jawab sebagai ketua Satgas COVID-19 Simalungun.

Sebelunya Humas  Satgas COVID-19 kabupaten Simalungun Akmal H Siregar, M.Si , Rabu (9/6/2021) mengatakan dari 82 pasien terkonfirmasi, dirawat di RSUD Perdagangan 7 orang, 3 diantaranya dari luar daerah, RSUD Tuan Rondaihaim (13 orang) , dan di rumah sakit luar Simalungun (40 orang) ,serta 25 orang menjalani isolasi mandiri.

"Memang benar sesuai data yang diterima Satgas Covid 19,pasien terkonfirmasi meningkat hari ini , pada Rabu (9/6/2021)," ujar Akmal.