BPS Serahkan Laporan Kemajuan Sejumlah Desa di Asahan

Kepala Kantor BPS Asahan Dra Minda Flora Ginting, MM, dalam pertemuan dengan Plt Bupati Asahan H Surya BSc, Rabu (19/6/2019) di ruangan bupati.(Foto/MEDANmerdeka)
Kepala Kantor BPS Asahan Dra Minda Flora Ginting, MM, dalam pertemuan dengan Plt Bupati Asahan H Surya BSc, Rabu (19/6/2019) di ruangan bupati.(Foto/MEDANmerdeka)

ASAHAN - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan sejumlah desa di Kabupaten Asahan mengalami kemajuan atau peningkatan.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Asahan Dra Minda Flora Ginting, MM, dalam pertemuan dengan Plt Bupati Asahan H Surya BSc, Rabu (19/6/2019) di ruangan bupati.

Dikatakan Minda, sejumlah data yang disampaikan meliputi pendaat Potensi Desa (Podes) 2018, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Asahan Tahun 2018 dan Keadaan Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Agustus tahun 2018.

Pada saat penyerahan Berita Resmi Statistik ini Kepala Kantor Badan Pusat Statistik Kab. Asahan mengatakan kepada Plt Bupati Asahan H Surya BSc bahwa Indeks Pembangunan Desa (IPD) di Kabupaten Asahan telah menunjukan perbaikan status desa.

Pada tahun 2014 desa yang dikatagorikan tertinggal (IPD <= 50) sebanyak 7 desa dan pada tahun 2018 desa tertinggal mengalami pengurangan sebanyak 6 desa.

"Jadi desa yang mengalami ketertinggalan pada tahun 2018 sebanyak 1 desa yakni Desa Tomuan Holbung yang berada di Kec. Bandar Pasir Mandoge,” kata Minda.

Sambung Minda, disamping itu Asahan juga memiliki 10 desa mandiri (Nilai IPD 75 ke atas) yakni Desa Huta Padang Kec. Bandar Pasir Mandoge, Desa Aek Songsongan Kec. Aek Songsongan, Desa Simpang Empat Kec. Simpang Empat, Desa Rahuning Kec. Rahuning, Desa Sei Alim Ulu, Hessa Perlompongan dan Hessa Air Genting di Kec. Air Batu, Desa Perkebunan Sei Dadap I/II Kec. Sei Dadap, Desa Sei Silau Timur Kec. Buntu Pane dan Desa Perhutaan Silau Kec. Pulau Bandring.

"Sejumlah desa mengalami kemajuan. Jika tahun 2014 hanya 8 desa dan pada tahun 2018 bertambah 2 desa. Desa yang mengalami fase perkembangan dengan poin 50-75 berjumlah 166 desa," ujarnya.

Sementara juga terjadi peningkatan jumlah angkatan kerja pada tahun 2018 sebesar 336.894, atau naik 21.376 orang, jika dibandingkan angkatan kerja tahun 2017 yaitu sebesar 315.518 orang.

"Ini menyebabkan terjadinya kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dari 64.40 persen pada tahun 2017 menjadi 67.63 persen pada tahun 2018, atau naik 3.63 persen," kata Minda.

Kemajuan juga dialami oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Asahan Tahun 2018.Pembangunan manusia di Asahan terus mengalami kemajuan. Pada tahun 2018, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Asahan mencapai 69.49 Persen. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 0.56 persen dibandingkan tahun 2017.

Sementara untuk harapan lama sekolah di Asahan mencapai 12.56 tahun.Berarti bahwa anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang untuk menamatkan pendidikan hingga diploma 1.

Tahun 2018, masyarakat Kab. Asahan memenuhi kebutuhan hidup dengan rata-rata pengeluaran perkapita sebesar 10.73 juta rupiah per tahun, meningkat 258 ribu rupiah dibandingkan tahun sebelumnya.

BPS Asahan berharap, Kabupaten Asahan dapat meningkatkan apa yang sudah dicapai. Dan, data-data BPS dapat dijadikan evaluasi untuk Asahan lebih maju lagi.

Plt Bupati Asahan H Surya BSc akan mendukung setiap program yang dijalankan oleh Badan Pusat Statistik Kab. Asahan selama untuk perkembangan dan kemajuan di Kabupaten Asahan.

"Dan untuk data yang telah kami terima ini akan menjadi evaluasi buat kami Pemerintah Kab. Asahan", ujar Beliau mengakhiri pembicaraan.

Penulis: Rahmadhika
Editor: Redaksi

Baca Juga