Seorang Pelajar Tewas Akibat Tabrakan Beruntun di Asahan

KECELAKAAN: Kecelakaan beruntun terjadi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di Dusun Dadi Mulyo, Desa Sei Beluru, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan.(foto: Ist/MM)

ASAHAN - Kecelakaan beruntun terjadi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di Dusun Dadi Mulyo, Desa Sei Beluru, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Kamis (10/1/2019), sekitar pukul 5.30 WIB. Akibat kecelakaan ini satu orang dikabarkan tewas.

Berdasarkan informasi diperoleh dari Kepolisian, kecelakaan beruntun itu melibatkan dua unit bus yakni Bus Batang Pane dan Bus Bus Bintang Utara  serta sepeda motor. Sedangkan korban tewas bernama M Alfarizi (14) pelajar, warga Merbau, Dusun 2, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.

"Korban saat itu duduk di boncengan sepeda motor. Dia mengalami luka pada bagian dada dan kepala. sehingga tewas di tempat kejadian perkara," ucap Kasatlantas Polres Asahan AKP Rusbeny.

Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Beat BK 6302 QAE, Saipul Efendi (33) warga Desa Merbau, Dusun 2, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara mengalami luka pada punggung belakang lecet, lutut lecet, leher memar."Sudah dibawa ke rumah sakit di Kisaran untuk mendapat perawatan," sebut Kasatlantas.

Rusbeny menjelaskan kecelakaan maut itu berawal saat Bus Batang Pane Baru BK 7709 LC yang datang dari arah Rantau Prapat menuju Medan menabrak belakang sepada motor Honda Beat BK 6302 QAE dikendarai Saipul, berboncengan dengan Alfarizi. Akibat tabrakan ini, keduanya terjatuh.

Dari arah bersamaan Bus Bintang Utara BK 7279 DH yang dikemudikan M Sibarani menabrak bagian belakang Bus Batang Pane yang mengakibatkan bus Batang Pane Baru melintang di tengah jalan."Ketiga kenderaan mengalami kerusakan dan arus langsung kita atur" kata Rusbeny.

Kondisi cuaca dan jalan pada saat itu kata Rusbeny tergolong bagus. "Kita duga supir bus Batang Pane yang masih kita lidik identitasnya tidak hati hati dan tidak konsentrasi dan melaju dengan kecepatan  tinggi," tukas Rusbeny.(mm)

Penulis:

Baca Juga