Dinsos Batubara Kewalahan Distribusikan Paket Sembako Bantuan Provinsi

BATUBARA – Dinas Sosial Kabupaten Batubara terkesan kewalahan mendistribusikan paket sembako bantuan Provinsi Sumut. Sejak tiba 19 Mei lalu, hingga kini masih terisa 35 ribu paket sembako yang belum tersalurkan.

Kadis Sosial Ishak mengatakan, bansos Provinsi untuk Kabupaten Batubara Rp13,6 miliar untuk 60,759 paket (@Rp225 ribu), tiba di gudang SMA Negeri 1 Sei Suka pada 19 Mei 2020.

“Bantuan yang sampai itu dalam bentuk karung dan kotak, sehingga harus dikemas ulang dibagi sama rata dikemas dalam kardus yang sudah disiapkan. Kita terpaksa menambah tenaga kerja  dan bekerja 24 jam untuk mengebut penyaluran ini,” kata Ishak, Senin (1/6/2020).

Hingga kini, pihaknya baru mampu mempacking 30.600 paket yang sudah disalurkan ke warga terdampak. “Kita sudah bekerja keras, sebelum masuk siswa kita targetkan semua selesai tersalurkan,” kata Ishak.

Dari data yang ada, pihaknya membutuhkan 37000 paket sembako, yang ada hanya mencukupi 22000 ribu. “Untuk kekurangannya jika tidak ada dari provinsi maka akan ditanggung pemerintah daerah sekitar 15000 paket,” jelasnya.

Terkait sembako yang rusak karena faktor cuaca dan beras berkualitas rendah, Ishak menjelaskan sepenuhnya sudah ditangani Provinsi Sumut. Hal itu terjadi ketika tim Satgas Covid-19 akan mendistribusikan bantuan ke Kecamatan Airputih. “Tidak ada masalah, semua sudah diganti provinsi dan sudah dikirim kembali,” kata Ishak, disela-sela kunjungan kerja anggota DPRD Batubara.

Hal itu juga dipertegas anggota DPRD Batubara, Ajijul. Dikatakannya, dari hasil monitoring tidak ada penelantaran bansos, namun barang yang rusak disebabkan factor cuaca dan sudah diganti pihak provinsi.

Terkait lambannya penyaluran sepenuhnya karena bansos yang dikirim provinsi dalam bentuk satuan/karung dan kotak, sehingga harus dikemas ulang menjadi satu wadah dalam kardus. “Semua barang harus ditimbang, sesuai kebutuhan masing-masing warga. Ini yang mengakibatkan lambat, termasuk factor cuaca,” jelasnya.

Komentar

Loading...