Pemantapan SDM PKH Dinas Sosial Batubara di Parapat Disorot Publik

BATUBARA - Bupati Batubara Ir.H.Zahir MAP menutup resmi kegiatan pemantapan Sumber Daya Manutia (SDM) program Keluarha Harahap (PKH) Ta 2021, di Hotel Niaga, Parapat, Kamis (25/2/2021).

Kegiatan yang dimotori Dinas Sosial Batubara berlangsung sejak tanggal 23-25 Februari ini menjadi sorotan publik karena dinilai tak sejalan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diatur pemerintah.

Aktivitis pemantau pemerintah, Sultan Aminuddin mengatakan program pemantapan SDM PKH cukup baik untuk menambah wawasan dan pengetahuan peserta. Namun sangat disayangkan jika kegiatan yang dibiayai pemerintah tersebut justru digelar di tengah pandemi dengan tatap muka, apalagi di luar daerah.

"Ini terkesan tak sejalan dengan kebijakan PPKM, bahkan pemborosan. Padahal, kegiatan ini bisa digelar di aula Pemkab Batubara, peserta bisa pulang dan hemat anggaran," kata Sultan, di Limapuluh.

Pandemi COVID-19 banyak menghantam sektor ekonomi, namun Dinas Sosial terkesan tak empati dengan pelaku usaha lokal.

"Bisa kita lihat sendiri, banyak hotel yang dilengkapi fasilitas balroom di Batubara, namun mengapa tidak dimanfaatkan yang hasilnya bisa membuka lapangan kerja dan pengusaha lokal. Mengapa harus keluar daerah?" pungkas Darmansyah, menimpali.

Oleh karena itu, Darmanyah mendesak DPRD setempat untuk memanggil Dinas Sosial terkait kebijakan pelatihan SDM PKH yang diselenggarakan di luar daerah.

"Seharusnya kita bersama-sama dan bergotong royong membantu usaha lokal, dan kita berharap ke depan tidak ada lagi kasus sama terulang kembali," tegasnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Ishak yang dikonfirmasi tak menyangkal terkait kegiatan dan kebijakan yang dilakukannya. Sayangnya, Ishak tak menjawab detail pertanyaan yang disampaikan.