Kades Tertangkap Satpol PP, Begini Tanggapan Papdesi Madina

Ketua DPC Apdesi Madina, Akhyar Siregar.(Foto:MEDANmerdeka/Iswadi)

MADINA – Tertangkapnya tiga oknum kepala desa (Kades) Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di lokasi hiburan malam oleh Satpol PP, beberapa waktu lalu disorot publik.

Menyikapi hal ini, Ketua DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Madina, Akhyar Siregar mengatakan kasus ini sudah menciderai aparatur desa.

“Tentunya ini menjadi perhatian dan pelajaran bagi semua aparatur desa. Apalagi, kasus ini terungkap dalam razia penyakit masyarakakat oleh Satpol PP yang dipimpin langsung Wakil Bupati Madina,” kata Akhyar, kepada wartawan Selasa (17/9/2019).

Oleh karena itu, Akhyar mengimbau agar oknum Kades yang tertangkap ke depannya mengubah prilaku, apalagi kades adalah sosok patutan di masyarakat yang dipimpinnya. “Tunjukkan prilaku yang baik di tengah-tengah masyarakat, karena kades merupakan pemimpin tertinggi di tingkat desa,” kata Akhyar, yang juga Kades Beringin Jaya, Panyabungan Utara.

Sejauh ini AKhyar tidak berkomentar jauh terkait tindakan Papdesi terhadap tiga oknum tersebut. “Saya belum bisa menjawab ada tidaknya tindakan Papdesi, biarkan proses hukum di lembaga pemerintah yang menanganinya dulu. Bagi saya pribadi, kasus ini jadi pelajaran bagi kades-kades lain ke depannya untuk lebih patuh aturan, terutama dalam hukum sosial,” tegasnya.

Lain halnya dikatakan DPC Granat Madina, Zein Nasution. Baginya, prilaku tiga oknum Kades jelas-jelas sudah menciderai hati nurani masyarakatnya. “Kepala Desa yang seharusnya menjadi contoh atau panutan masyarakat dengan memberikan sikap serta perilaku yang baik, tapi kenyataan tidak justru berada di lokasi hiburan malam,” ujarnya.

Oleh karena itu, DPC Granat Madina mendesak Bupati Madina agar segera memanggil ketiga oknum Kades tersebut sekaligus melakukan test urine oleh BNN dan test kesehatan di Dinas Kesehatan Madina.

Penulis: Iswadi Nasution
Editor: Redaksi

Baca Juga